MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, mengingatkan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila sejak dini di lingkungan keluarga dan masyarakat guna mencegah krisis moral dan etika di kalangan Generasi Z di tengah gempuran media sosial.
Hal itu disampaikan politisi PKB yang akrab disapa Lela tersebut saat menggelar Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Medan Tembung, Minggu (25/10).
Kegiatan mengangkat tema “Pancasila Sumber Nilai, Moral dan Etika Publik”.
Lela mengatakan, Pancasila bukan sekadar dasar negara yang dihafalkan, tetapi harus menjadi pedoman perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Keluarga menjadi lingkungan pertama untuk membentuk karakter anak melalui keteladanan, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan sikap saling menghormati.
“Kalau nilai-nilai Pancasila ditanamkan sejak dalam keluarga, anak akan terbiasa menghormati orang tua, menyayangi saudara, menghargai perbedaan, dan bertanggung jawab atas perbuatannya,” ujarnya.
Anggota Komisi 4 DPRD Medan ini juga mengingatkan agar Generasi Z menerapkan nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, seperti menjaga kerukunan, membantu sesama, menghindari perundungan, serta menghormati perbedaan agama dan latar belakang sosial.
Menurutnya, perkembangan media sosial harus diimbangi dengan etika dan tanggung jawab. Kebiasaan menghina, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, melakukan perundungan siber, serta merendahkan orang lain perlu dicegah melalui pendidikan moral yang dimulai dari keluarga.
“Di tengah perkembangan media sosial, jangan sampai nilai-nilai Pancasila terlupakan. Jangan sampai anak-anak kita terbiasa berkata kasar, merendahkan orang lain, atau merasa bebas melakukan apa saja tanpa memikirkan dampaknya,” tegas Lela.
Ia mengajak orang tua, sekolah, dan masyarakat bersinergi memberikan pendidikan moral serta menjadi teladan bagi generasi muda.
“Tanamkan Pancasila sejak dini. Ajarkan anak untuk saling menghormati dan menghargai, baik di dalam keluarga maupun di lingkungan masyarakat. Jangan hanya menyuruh anak berbuat baik, tetapi orang tua juga harus memberikan contoh nyata,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut menghadirkan pemateri dr. Umar Husaini dan Al Hafis Ikbal Walid. Di hadapan ratusan masyarakat, keduanya turut menekankan pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak di tengah derasnya pengaruh media sosial. (ROM)






