SIANTAR
Lima pria tak dikenal yang mengaku polisi nyaris melakukan aksi perampokan dirumah mantan wartawan, Zulkifli Rangkuti yang terletak di Jalan Ade Irma Suryani Simpang Jalan HOS Cokro Aminoto, Kelurahan Baru, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar, Sabtu (30/1/2021) dini hari sekira pukul 01.00 Wib.
Aksi perampokan itu berhasil digagalkan Debon (20) anak Zulkifli. Dimana Debon dan sepupu nya bermain game diruangan tamu kemudian mendengar suara berisik dari arah luar rumah. Debon dan sepupunya pun keluar rumah lalu melihat tiga orang pria berwajah seram di samping rumah dan juga dilihat tali tambang diujung ada besi jangkar sudah nempel di dinding rumah.

Melihat adanya orang asing, Debon memanggil saudaranya Seffa keluar rumah. Seffa langsung menanyakan apa tujuan kedatangan pria tersebut dan ketiga pria berbadan rata rata tinggi besar itu mengaku salah masuk gang sembari langsung menggulung tali dan lain lain nya itu lalu melemparkan sembari kabur kearah rumah makan Rajawali Parluasan.
Begitupun Seffa dan Debon berhasil menangkap satu orang diantara pria itu. Berselang beberapa menit mobil Toyota Xenia BK 1567 YX warna hitam berhenti didepan rumah itu lalu dua pria berjaket hitam turun menemui Seffa dan menyuruh pria yang ditangkap itu dilepaskan karena polisi mau menangkap orang.
Tidak itu saja dua orang pria lagi turun dari mobil. Merasa percaya Seffa melepaskan pria itu kemudian kelima pria itu langsung kabur kearah Jalan HOS Cokro Aminoto. Seffa dan Debon serta sepupu nya itu sempat mengejar tetapi kelima pria itu melaju kencang dan berhasil kabur.
“Mereka Ada lima orang mengaku polisi dan satu orang menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri Polda Sumut bernama Dieng Mulyadana Pangkat Briptu. Saat saya tanyakan perihal tali itu tetapi mereka tidak menjawab bahkan kabur,”ujar Seffa yang juga anak Zulkifli sembari menunjukkan tali milik kelima pria itu yang berhasil diamankannya saat ditemui wartawan, Sabtu (30/1/2021) siang sekira pukul 14.00 Wib.
Seffa menambahkan pemilik toko keramik tepat disebelah rumahnya yang mengetahui kejadian langsung memberitahukan ke Polres Siantar lalu dua personil Sat Intelkam turun melakukan olah TKP. “Tidak ada barang barang yang dicuri karena keburu kami tahu. Saya sudah tunjukkan KTA Polri, photo mobil dan tali tambang milik para pelaku itu kepada dua polisi Sat Intel yang datang olah TKP karena kejadian itu sudah dilaporkan Koko yang tinggal disebelah rumah kami ini,”kata Seffa mengakhiri sembari mengharapkan masyarakat lain jangan ada lagi menjadi korban berikutnya.
Sementara itu terpisah, Kasat Reskrim Polres Siantar AKP Edi Sukamto SH, MH dikonfirmasi wartawan perihal kejadian pada sore harinya sekira pukul 16.30 Wib mengatakan belum menerima adanya laporan kejadian nyaris dialami Zulkifli Rangkuti tersebut. “Belum ada laporan. Kaau memang ada mengaku polisi, korban langsung saja melapor ke Propam,” ujarnya singkat.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






