SIANTAR
Gegara tak diberikan rokok, soerang mahasiswa Ahmad Jaid Lafa (23) warga Jalan Medan KM 4,5 Kecamatan Siantar Martoba Kota Siantar berdarah darah dikeroyok sekelompok pengamen di Balerong Pasar Horas Jalan Imam Bonjol Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar, Senin (31/5/2021) siang sekira pukul 13.30 WIB.
Korban dikonfirmasi wartawan, Selasa (1/6/2021) pagi mengatakan hari Senin (31/5/2021) siang bersama temannya Alladzit Bayu Sukma nongkrong sembari minum kopi dan makan di Balerong Pasar Horas tepatnya Warung milik Eva. Selanjutnya tiga orang pelaku datang mengamen dengan menyanyi.
Tak diberikannya uang, salah satu pelaku diketahui bernama Irul (20) tanpa permisi mengambil satu bungkus rokok yang terletak di meja depannya. Hanya saja setelah dibuka ternyata bungkus rokok itu kosong karena ketepatan rokok nya sudah habis.
Pelaku Ijul itu langsung marah marah dan memaki nya dengan kata kotor. Begitupun membuatnya pun menyuruh Pelaku Ijul membeli rokok jika ingin merokok. Namun Pelaku Ijul tetap marah marah bahkan menyikut wajahnya dengan tangan.
Tak terima dianiaya membuatnya pun memukul wajah Pelaku Ijul sembari menantang berkelahi satu lawan satu. Tetapi saat itu tiga orang rekan Pelaku datang membantu kemudian keempatnya mengkeroyok nya dan temannya menggunakan sajam berupa gunting dan tali pingggang berkepala besi.
Pelaku Ijul memukul wajahnya dan melempar kepala korban dengan tali pinggang kemudian menusuk lengan tangan kanannya menggunakan gunting sedangkan temannya dianiaya rekan rekan pelaku. Warga yang ada di balerong itu lalu Pelaku bersama ketiga rekannya diketahui komplotan anak punk itu langsung kabur.
“Ku suruhnya supaya dibelikan rokok nya kalau memang mau merokok tapi pelaku itu marah marah bahkan memaki maki kemudian memukul ku. Ku ajak berkelahi satu lawan satu tapi tiga rekan pelaku datang membantu dan mengkeroyok kami. Pengkeroyokan ini sudah ku laporkan ke Polsek Siantar Barat,”ujar Korban Ahmad Jaid Lafa kondisi kepala berdarah akibat disabet menggunakan ikat pinggang yang berkepala besi.
Kapolsek Siantar Barat Iptu Ringgas Lubis melalui Kepala Pos Polisi (Kapospol) Pasar Horas Aiptu Risdyanto, membenarkan kejadian itu bahkan langsung mendatangi lokasi dan membawa korban berobat sekaligus membuat laporan pengaduan ke Polsek Siantar Barat.
“Masih kita intai, dan menyisir lokasi rawan. Kita minta juga agar Anggota Trantib PD PHJ Pasar Horas menertibkan pengamen karena sejauh ini sudah cukup meresahkan,” katanya singkat melalui telepon seluler.
Hingga berita ini diturunkan ke redaksi, pengeroyokan itu sudah dilaporkan korban ke Mako Polsek Siantar Barat dengan Laporan Polisi Nomor : LP / 15 / V / 2021/ STR BRT, Tanggal 31 Mei 2021.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






