SIANTAR
Pandemi virus corona (Covid 19) ternyata masih saja mewabah di Indonesia, Khusus di Kota Siantar terdapat dua orang warga status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) suspect atau diduga Covid 19 meninggal dunia.
“Pasien status PDP dan meninggal dunia per hari ini meninggal dua orang dari Kecamatan Siantar Marihat dan Kecamatan Siantar Barat,”ujar Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kota Siantar, Daniel Siregar melalui siaran langsung diberbagai media sosial, Hari Jumat (15/5/2020) malam sekira pukul 21.30 Wib.
Daniel menjelaskan PDP yang sedang menjalani perawatan atau isolasi sebanyak 7 orang dan PDP yang telah melalui swab dan hasilnya negatif sebanyak 7 orang dan positif sebanyak 5 orang. Untuk ODP tanpa gejala sebanyak 120 orang atau bertambah sebanyak 17 orang, ODP dengan gejala tetap 2 orang dan ODP menjadi PDP tetap 1 orang serta ODP selesai dipantau 1.637 orang.
Untuk Status OTG menjalani isolasi sebelumnya 4 orang menjadi 5 orang karena bertambah dari Kecaamatan Siantar Sitalasari, OTG Negatif hasil swab sebayak 11 orang dan positif hasil swab tetap 1 orang. Pasien Positif terkonfirmasi Covid 19 orang tetap 4 orang yakni 1 orang warg Kecamatan Siantr Utara menjalani isolasi di RSUP. H.Adam Malik Kota Medan, 2 orang warga Kecamatan Siantar Timur menjalani isolasi di RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar dan 1 orang warga Kecamatan Siantar Selatan menjalani isolasi di RS Martha Friska Kota Medan.
“Hingga saat ini Pasien positif terkonfirrmasi Covid 19 di Kota Siantar masih 4 orang dan sedang menjalani isolasi,”jelasanya. Peran serta seluruh masyarakat disituasi Pandemi Covid 19 ini sangat menentukan cepat atau tidaknya, berhasil atau tidaknya usaha pemerintah dan masyarakat dalam memperangi Covid 19,”kata Daniel Siregar mengakhiri.
Sementara itu sesuai informasi, kedua warga status PDP Suspect Covid 19 yang meninggal tersebut diketahui satu orang warga Kecamatan Siantar Barat merupakan laki laki berumur 59 tahun yang meninggal di RSUD dr Djasamen Saragih sedangkan satu warga Kecamatan Siantar Marihat merupakan bocah 8 tahun dan sudah dikebumikan dengan standart pengebumian Covid-19 di pemakaman khusus Covid-19 Simalingkar, Kota Medan.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






