MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Saipul Bahri, menilai momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) harus menjadi dorongan bagi Pemerintah Kota (Pemko) Medan untuk mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah Medan Utara dan Medan Belawan.
Saipul Bahri mengatakan, dari perjalanan pembangunan yang telah berlangsung hingga saat ini, masih terdapat berbagai persoalan yang membuat masyarakat Medan Belawan belum sepenuhnya merasakan pembangunan secara merata.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur di kawasan tersebut masih perlu mendapat perhatian dan pembenahan agar masyarakat dapat menikmati fasilitas publik yang layak.
“Seiring dengan HUT RI ke-81, kita melihat masih banyak pembangunan yang tertinggal, khususnya di wilayah Medan Belawan. Infrastruktur yang belum memadai harus segera dilakukan pembenahan,” ujar Saipul Bahri kepada wartawan, Selasa (18/8/2026).
Ia juga menyoroti persoalan banjir rob yang hingga kini masih menjadi salah satu permasalahan masyarakat di kawasan pesisir Medan Belawan. Kondisi tersebut, kata Saipul Bahri, membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan bersama pemerintah provinsi hingga pemerintah pusat.
“Banjir rob diperlukan perhatian khusus. Ini bukan persoalan yang bisa diselesaikan sendiri oleh pemerintah kota. Diperlukan kolaborasi yang baik antara Pemko Medan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan pemerintah pusat agar penanganannya lebih maksimal,” katanya.
Saipul Bahri menilai, kondisi kehidupan masyarakat di Medan Belawan masih perlu mendapat perhatian lebih serius. Padahal, kawasan Medan Belawan merupakan salah satu wilayah yang memiliki aktivitas industri cukup besar.
Karena itu, keberadaan perusahaan dan kawasan industri di Medan Belawan diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar kepada masyarakat sekitar, salah satunya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
“Medan Belawan ini merupakan zona industri. Tentunya keberadaan industri harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. CSR harus diarahkan untuk membantu masyarakat, selain itu perlu ada langkah nyata dalam membuka dan memperluas peluang kerja bagi warga Medan Belawan,” ungkap politisi Partai NasDem ini.
Ia berharap pembangunan di Medan Utara tidak lagi mengalami ketimpangan dengan wilayah lainnya di Kota Medan. Pemerintah, menurut Sekretaris Fraksi Partai NasDem DPRD Medan harus memastikan pembangunan berjalan secara adil dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Saipul Bahri juga menekankan pentingnya peningkatan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtimbas) di Medan Utara. Menurutnya, kondisi keamanan yang kondusif menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim pembangunan dan investasi yang baik.
“Situasi kamtibmas juga perlu ditingkatkan agar tetap kondusif. Jangan sampai masih terjadi berbagai bentrokan yang pada akhirnya merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan,” tegas anggota Komisi 1 DPRD Medan ini.
Saipul menambahkan, kolaborasi lintas pemerintahan sangat diperlukan agar pembangunan di Medan Utara dapat dilakukan secara terintegrasi dan tidak terjadi ketimpangan.
“Dengan langkah dan kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat, kita berharap tidak ada lagi ketimpangan pembangunan. Semuanya bermuara pada terwujudnya kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat Medan Utara,” ujarnya.
Saipul Bahri menegaskan, semangat HUT ke-81 RI dengan tema ” Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur ” harus diwujudkan melalui pembangunan yang benar-benar adil dan merata.
“Jangan sampai masyarakat Medan Utara merasa tertinggal. Kemerdekaan harus dapat dirasakan melalui pembangunan, kesempatan kerja, keamanan dan peningkatan kesejahteraan. Inilah yang kita harapkan agar kemakmuran benar-benar terwujud di Medan Utara,” pungkasnya. (ROM)






