JAKARTA II
Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menginstruksikan seluruh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) untuk memetakan kawasan rawan peredaran narkoba dan mengidentifikasi para bandar di wilayah masing-masing. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat pemberantasan narkoba di seluruh Indonesia.
Instruksi itu disampaikan Suyudi seusai menghadiri Forum Pembangunan Hukum Nasional 2026 di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Suyudi mengatakan, pemetaan wilayah menjadi langkah awal agar kepolisian dapat menentukan sasaran penindakan secara tepat, terutama di kawasan yang diduga menjadi pusat peredaran narkotika.
“Saya telah menginstruksikan untuk seluruh kapolda untuk melakukan mapping terhadap kampung-kampung, terutama ya, kampung-kampung narkoba yang ada di wilayahnya. Begitu juga bandar-bandar narkoba,” katanya.
Ia menyebut sejumlah kepolisian daerah telah mulai melakukan penindakan di kawasan yang terindikasi menjadi lokasi peredaran narkoba.
“Dengan demikian, sudah mulai para kapolda melakukan penindakan di kampung-kampung yang ada di wilayahnya masing-masing,” ujarnya. (*/int/ROM)





