MEDAN II
Kota Medan diguncang isu panas terkait dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilancarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Kabar tersebut menyebar luas dan menghebohkan masyarakat, termasuk di lingkungan internal DPRD Kota Medan hingga media sosial (Medsos).
Informasi yang beredar, pada Sabtu (5/10/2026) menyebutkan tim KPK mengamankan sejumlah pejabat dan anggota DPRD Kota Medan. Namun, hingga Minggu (4/10/2026) pagi, kabar tersebut belum terkonfirmasi.
Dimana, tim anti rasuah dikabarkan mengamankan beberapa pejabat dan juga angggota DPRD Kota Medan.
Bahkan, jurnalx.co.id juga dihubungi dari sejak Sabtu hingga Minggu (4/10/2026) pagi mempertanyakan hal tersebut.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo yang dihubungi jurnalx.co.id menyampaikan tidak ada kabar adanya tindakan OTT di Sumatera Utara (Sumut) termasuk Kota Medan.
“Sampai saat ini belum ada informasi tersebut, mas,” kata Budi pada pukul 07.00 Wib.
Isu tersebut juga dibantah salah seorang anggota DPRD Kota Medan yang meminta identitasnya tidak disebutkan.
Menurutnya, kabar mengenai OTT tersebut memang telah beredar sejak Sabtu malam di kalangan anggota DPRD. Namun, informasi tersebut dipastikan belum terbukti.
“Dari sejak semalam sudah beredar isu itu, tapi itu tidak benar karena kami saling absen atau bertanya,” ujarnya.
Sebelumnya, isu serupa juga disebut-sebut berkembang dari wilayah Labuhanbatu Utara (Labura) sejak Kamis (1/10) dan kemudian merembet hingga Kota Medan. (ROM)






