Media Online Jurnal X
Minggu, 2 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITABERITA REGIONAL

Pembalut Bekas Dipakai untuk Mabuk

"Sensasi Mabuk Remaja 'Zaman Now' dari Pembalut Kewanitaan"

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
8 November 2018 | 22:17 WIB
inBERITA REGIONAL
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

Intermezzo….

Wanita yang telah memasuki masa pubertas akan mengalami menstruasi atau datang bulan.

Rata-rata masa menstruasi adalah 3 hari hingga 7 hari. Selama itu pula, para wanita membutuhkan pembalut.

Akan tetapi, produk pembalut yang umumnya dijual-pakai di Indonesia adalah jenis disposable atau sekali pakai.

Wanita juga harus mengganti pembalut minimal setiap 4 jam sekali atau lebih.

Pembalut dibuang setelah digunakan untuk menampung darah kotor serta cairan lainnya.

Hal ini dapat menimbulkan infeksi dan jamur jika tidak dibersihkan dalam waktu yang lama.

Bahaya yang timbul jika hal tersebut tidak dilakukan, berbagai jenis penyakit bisa melebar hingga ke bagian intim dan rahim wanita.


PEMBALUT daerah kewanitaan yang dibuang setelah digunakan untuk menampung darah kotor, belakangan ini justru malah disalahgunakan.

Oleh kalangan remaja di beberapa wilayah di Indonesia, pembalut bekas malah digunakan kembali untuk mendapatkan sensasi mabuk.

Hal ini diketahui setelah Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Tengah mengungkap temuan penggunaan pembalut bekas oleh kalangan remaja di wilayahnya.

Lebih lanjut oleh BNN, temuan itu banyak terjadi di wilayah pinggiran Jawa Tengah.

Para remaja penyalahguna mengaku, pembalut bekas digunakan sebagai alternatif dari narkoba jenis shabu-shabu yang dinilai mahal.

“Sekarang ada beberapa anak-anak muda karena menganggap sabu-sabu mahal, sekarang menggunakan yang lain,” ujar Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Jateng, Ajun Komisaris Besar Polisi Suprinarto di Semarang, dan dilaporkan Viva pada Kamis, 8 November 2018.

Pembalut bekas tersebut digunakan dengan cara direbus. Setelahnya, air rebusan itu kemudian diminum.

“Salah satunya menggunakan pembalut yang sudah dipakai lalu direbus dan diminum,” imbuhnya.

Para remaja yang menggunakan air pembalut wanita untuk mabuk itu tidak merasa jorok.

Mereka bahkan rela mengais di tempat sampah agar mendapat pembalut bekas untuk direbus.

Tapi lambat laun tren tersebut berubah. Kebanyakan remaja mulai jijik menggunakan pembalut bekas.

Mereka kini menggunakan pembalut baru yang dinilai lebih higienis dan memiliki efek seperti menggunakan shabu-shabu.

“Sekarang lebih higienis cari barang (pembalut) baru dan katanya rasanya seperti menggunakan sabu-sabu. Pembalut kan ada gelang yang fungsinya menyerap air itu yang bikin fly,” ujar Suprinarto.

Ia menyebut bahwa fenomena mabuk rebusan pembalut tak hanya sekali ini terjadi di Indonesia.

Sebelumnya kasus itu pernah ada di Karawang, Bangka Belitung, Yogyakarta. Namun di Jawa Tengah kali ini baru marak terjadi.

“Kalau larangan sudah ada ya, tapi kita enggak bisa awasi. Tapi kasih imbauan agar tidak dipakai. Jelas itu dampaknya tidak baik. Pemulihannya lebih sulit daripada (mabuk) yang biasa, ” jelasnya.

Selain air rebusan pembalut, Supri menyebut  barang lain yang juga kerap dipakai para remaja agar mendapat sensasi memabukkan.

“Satu contoh jamur tletong (kotoran sapi), ‘nyair’ seperti obat nyamuk dicampur-campur, obat batuk, pakai lem dan lain-lain. Mereka ingin dampak seperti memakai sabu,” ujarnya.

Share62Tweet13SendShare

Berita Terkait

Polisi menangkap KT yang menikam AJS alias D hingga tewas di Plaza Kabanjahe. (Foto Ist)
BERITA KRIMINALITAS

Tikam Seorang Pria di Plaza Kabanjahe, Lansia Asal Samosir Habiskan Sisa Hidup di Jeruji Besi

1 Agustus 2026 | 23:11 WIB

KARO II Polisi menangkap seorang pria berinsial KT (60) tecatat warga Desa Sebulan, Kabupaten Samosir yang menikam AJS alias D...

Read more
Polisi membongkar praktik peredaran sabu di sebuahwarnet Jalan Flamboyan Raya, Kelurahan Tanjung Sari B, Kecamatan Medan Selayang. (Foto Ilustrasi jurnalx.co.id)
Medan

Warnet di Medan Selayang Jadi Area Jual Beli Narkoba Digerebek Polisi, Modus Sabu Disimpan di Botol Hitam

1 Agustus 2026 | 22:46 WIB

MEDAN II Polisi membongkar praktik peredaran narkotika jenis sabu yang memanfaatkan sebuah warung internet (warnet) sebagai lokasi transaksi di Jalan...

Read more
Sat Lantas Polres Simalungun Gelar Blue Light Patrol Cegah Balap Liar dan Begal
BERITA

Malam Minggu Aman, Sat Lantas Polres Simalungun Gelar Blue Light Patrol Cegah Balap Liar dan Begal

1 Agustus 2026 | 22:25 WIB

SIMALUNGUN II Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Simalungun kembali menggelar kegiatan Patroli, Pengaturan, dan Blue Light Patrol (BLP) guna...

Read more
Terduga penipuan modus menukar gelang emas asli menggunakan gelang emas imitasi yang bereaksi di Toko Ratu Mas Pasar Petisah diamankan Bhabinkamtibmas Kelurahan Petisah Tengah, Aiptu Irwan Silitonga. (Foto Ist)
Medan

Bereaksi di Pasar Petisah, Pelaku Penipuan Modus Tukar Gelang Emas Ditangkap Pedagang dan Diserahkan Kepada Polisi

1 Agustus 2026 | 22:10 WIB

MEDAN II Polisi mengamankan seorang pria yang diduga melakukan tindak pidana penipuan dengan modus menukar gelang emas asli menggunakan gelang...

Read more

Berita Terbaru

BERITA KRIMINALITAS

Tikam Seorang Pria di Plaza Kabanjahe, Lansia Asal Samosir Habiskan Sisa Hidup di Jeruji Besi

1 Agustus 2026 | 23:11 WIB
Medan

Warnet di Medan Selayang Jadi Area Jual Beli Narkoba Digerebek Polisi, Modus Sabu Disimpan di Botol Hitam

1 Agustus 2026 | 22:46 WIB
BERITA

Malam Minggu Aman, Sat Lantas Polres Simalungun Gelar Blue Light Patrol Cegah Balap Liar dan Begal

1 Agustus 2026 | 22:25 WIB
Medan

Bereaksi di Pasar Petisah, Pelaku Penipuan Modus Tukar Gelang Emas Ditangkap Pedagang dan Diserahkan Kepada Polisi

1 Agustus 2026 | 22:10 WIB
BERITA

Happy Oikumenis Daely Buka Lomba Cipta Lagu Rohani Guru dan Siswa Kristen MPK Wilayah 1 Sumut.- Aceh

1 Agustus 2026 | 20:52 WIB
BERITA

Wadanki 3/B Sat Brimob Pimpin Latihan Paskibraka Kota Tanjungbalai

1 Agustus 2026 | 20:39 WIB
BERITA

Agus Setiawan Minta Walikota Medan Segera Evaluasi Surat Satpol PP yang Peringatkan PKL Seputaran Jalan Semarang

1 Agustus 2026 | 20:32 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Dampingi Petani Binaan jual jagung ke Bulog Cabang Pematangsiantar

1 Agustus 2026 | 17:15 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Sambangi Warga Korban Longsor di Perum Guru Gang Narasaon

1 Agustus 2026 | 17:08 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Martoba Problem Solving Masalah Warga Kompleks Perumahan Pondok Indah

1 Agustus 2026 | 17:05 WIB
BERITA

Kapolsek Siantar Martoba Berikan Bansos kepada Warga Korban Bencana Alam 

1 Agustus 2026 | 14:27 WIB
Medan

Lakukan Penipuan Proyek Fiktif, Sekdis Dinas Peternakan Labuhanbatu Meringkuk di Penjara

1 Agustus 2026 | 14:06 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobabokep

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobabokep