SIMALUNGUN II
Polres Simalungun menyampaikan himbauan kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, mengenai pentingnya pendampingan terhadap anak dalam penggunaan media digital, guna melindungi generasi muda dari berbagai risiko negatif yang dapat ditimbulkan oleh dunia maya.
Hal tersebut disampaikan Kanit Jatanras Sat Reskrim Polres Simalungun IPDA Bolon Hot Situngkir, S.H saat dikonfirmasi awak media pada Senin (20/7/2026) malam sekira pukul 19.25 WIB.
Ia menjelaskan bahwa himbauan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri untuk masyarakat, sejalan dengan komitmen Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.
“Ini adalah bentuk kepedulian nyata Polri untuk masyarakat, khususnya dalam upaya melindungi generasi muda dari berbagai ancaman yang dapat timbul akibat penggunaan media digital tanpa pengawasan yang memadai,” ujar IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia menyampaikan, himbauan tersebut disampaikan dengan menegaskan bahwa anak-anak membutuhkan bimbingan dari orang tua, bukan dibiarkan sendirian dalam menjelajahi dunia digital yang penuh dengan berbagai risiko.
“Anak butuh bimbingan, bukan dibiarkan sendirian di dunia digital. Media digital memang membawa banyak manfaat, namun tanpa pengawasan juga dapat membuka risiko bagi anak, seperti perundungan siber, konten negatif, hingga kecanduan gadget,” ucap IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia menerangkan, berbagai risiko yang mengintai anak-anak di ruang digital tersebut dapat berdampak serius terhadap tumbuh kembang mental dan psikologis mereka apabila tidak mendapatkan pengawasan yang tepat dari lingkungan terdekat, khususnya keluarga.
“Perundungan siber, paparan konten negatif, hingga kecanduan gadget merupakan ancaman nyata yang dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak, baik secara mental maupun sosial, apabila tidak ada pendampingan yang memadai dari orang tua,” ungkap IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia menambahkan, peran orang tua serta lingkungan sekitar menjadi sangat penting dalam menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan positif bagi tumbuh kembang anak, sehingga manfaat teknologi dapat dirasakan tanpa harus mengorbankan keselamatan psikologis anak.
“Peran orang tua dan lingkungan sangat penting untuk menciptakan ruang digital yang aman, sehat, dan positif bagi tumbuh kembang anak,” tutur IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia menjelaskan, salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan oleh orang tua adalah dengan senantiasa mendampingi anak saat menggunakan internet, sehingga orang tua dapat memantau secara langsung aktivitas digital yang dilakukan oleh anak-anak mereka.
“Mari dampingi anak saat menggunakan internet, bangun komunikasi terbuka, dan ajarkan bijak bermedia sejak dini,” kata IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia menegaskan, membangun komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci penting agar anak merasa nyaman untuk bercerita mengenai apa yang mereka temui maupun alami di dunia digital, termasuk apabila mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan seperti perundungan siber.
“Komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak akan membuat anak merasa nyaman untuk bercerita mengenai apa yang mereka alami di dunia digital, sehingga orang tua dapat segera mengambil langkah apabila anak mengalami hal-hal yang tidak diinginkan,” ungkap IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia melanjutkan, mengajarkan anak untuk bijak dalam bermedia sosial sejak usia dini juga menjadi bagian penting dari edukasi digital, agar anak dapat memilah informasi maupun konten yang bermanfaat dan menghindari dampak negatif dari penggunaan media digital yang tidak terkontrol.
“Mengajarkan anak untuk bijak bermedia sejak dini akan membentuk kebiasaan baik dalam menggunakan teknologi, sehingga anak dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial,” kata IPDA Bolon Hot Situngkir.
Ia menegaskan bahwa upaya menjaga anak dari berbagai risiko di dunia digital pada hakikatnya merupakan bagian dari upaya menjaga masa depan bangsa, mengingat anak-anak merupakan generasi penerus yang akan menentukan arah kemajuan Indonesia di masa mendatang.
“Karena menjaga anak hari ini, berarti menjaga masa depan bangsa,” pungkas IPDA Bolon Hot Situngkir.
Lebih lanjut, ia berharap himbauan ini dapat menjadi perhatian bersama, tidak hanya bagi orang tua, namun juga bagi seluruh elemen masyarakat, termasuk sekolah dan lingkungan sekitar, agar dapat bersama-sama menciptakan ekosistem digital yang aman bagi tumbuh kembang anak-anak Indonesia, khususnya di wilayah hukum Kabupaten Simalungun.
Ia menambahkan, Polres Simalungun akan terus aktif menyampaikan berbagai himbauan dan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan anak, baik di dunia nyata maupun di ruang digital, sebagai bagian dari tugas Polri dalam memberikan pelayanan yang humanis dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa di masa yang akan datang. (*/JX)






