SIANTAR
Sama-sama tidak hadir, rencana mediasi perdamaian antara Lurah Kelurahan Asuhan Walmaria Zalukhu dan Serda JS oknum Babinsa bertugas diwilayah Pahae Julu Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) yang sempat viral di media sosial (Medsos) gagal di Kantor Camat Siantar Timur.
“Jalur mediasi perdamaian yang akan kita laksanakan hari ini gagal karena kedua belah pihak sama-sama tidak hadir,”kata Camat Siantar Timur Saiful Rijal saat dikonfirmasi wartawan melalui telepon selulernya, Sabtu (28/8/2021) siang sekira pukul 13.21 Wib.
Camat menjelaskan, jalur mediasi perdamaian itu dilakukan didasari inisiatif kedua belah pihak karena tinggal bertenggga didaerah Kecamatan Siantar Utara. Lurah Asuhan Walmaria Zalukhu tidak hadir tanpa ada alasan sedangkan Serda JS tidak hadir karena diamankan di Mako Denpom I/1 Pematangsiantar dan belum memperoleh izin dari Polisi Militer Kodam (Pongdam) I/Bukit Barisan untuk dikeluarkan.
“Saya bingung kenapa Lurahan Asuhan tidak hadir tanpa alasan, padahal sebelumnya sudah bersetuju. Kalau Oknum Babinsa itu diamankan di Kantor Denpom 1/1 Pematangsiantar dan kami sudah memohon kepada DanDenpom tapi tidak diperbolehkan kaena harus ada izin dari Pongdam 1/BB makanya hanya isterinya yang datang tadi,”Pungkas Saiful Rijal.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






