TANJUNGBALAI II
Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke 80 tahun 2026, Polres Tanjungbalai bergerak cepat memperkuat benteng pencegahan peredaran gelap narkotika di masyarakat. Langkah ini diwujudkan melalui penilaian perlombaan “Kampung Bebas dari Narkoba” (KBN) yang digelar di Polsek jajaran pada Senin sore (15/6).
Tim Penilai Polres Tanjungbalai dipimpin Kabag SDM Kompol Hairun Edi Sidauruk, S.H. M.H bersama Kasat Resnarkoba AKP Yudi Fitriansyah, S.H. M.Psi dan Kasat Samapta AKP M.P. Panggabean, S.H. M.H turun langsung ke lapangan dari pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB.
Ada lima wilayah yang menjadi sasaran penilaian intensif kali ini, yaitu Posko KBN di Polsek Teluk Nibung, Polsek Tanjungbalai Utara, Polsek Tanjungbalai Selatan, Polsek Datuk Bandar, dan Polsek Sei Tualang Raso.
Kapolres Tanjungbalai melalui Kasatresnarkoba AKP Yudi Fitriansyah menyampaikan bahwa perlombaan ini bukan sekadar ajang kompetisi antar-Polsek, melainkan upaya nyata untuk memicu kemandirian masyarakat dalam melawan narkoba.
“Ada empat indikator utama yang kami nilai. Pertama, ketersediaan fisik posko dan strukturnya yang jelas. Kemudian, bagaimana sinergi dan kerja sama posko tersebut dengan pemerintah setempat. Yang paling krusial adalah adanya kegiatan preemtif (keaktifan masyarakat) serta tindakan preventif seperti sosialisasi dan penyuluhan yang dipublikasikan dengan baik di posko,” ujar AKP Yudi Fitriansyah.
Setelah kunjungan lapangan ini, Tim Penilai dijadwalkan akan menggelar rapat internal untuk menentukan posko terbaik. Pengumuman pemenang perlombaan Kampung Bebas dari Narkoba ini nantinya akan dilaksanakan secara resmi pada tanggal 01 Juli 2026, bertepatan dengan momen perayaan Hari Bhayangkara ke 80.
Melalui program ini, Polres Tanjungbalai berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungannya dari bahaya narkoba dapat terus terjaga dan berkelanjutan, bukan hanya saat perlombaan berlangsung. (TF)






