SIANTAR
Mangisi Pakpahan (61) warga Jalan Toba II, Kelurahan Martimbang, Kecamatan Siantar Selatan, Kota Siantar ditemukan tewas membusuk ditempat tidur nya, Rabu (12/8/2020) siang sekira pukul 13.30 Wib.
Awalnya siang itu Maria Boru Sitorus salah satu tetangga korban (Mangisi Pakpahan-red) mencium bau busuk yang sangat menyengat kemudiaj Maria Boru Sitorus melaporkannya kepada saksi Nurlinda Boru Saragih. Mendengar itu Nurlinda melaporkan kepada Lurah Martimbang, Roy Mampe Appe Tua Sijabat, SH kemudian Lurah Martimbang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) sembari melaporkan ke Polsek Siantar Selatan.
Tidak lama kemudian Personil piket Polsek Siantar Selatan datang melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ke Jalan Toba II. Personil Polsek Siantar Selatan menggedor pintu rumah korban tetapi korban tidak membuka pintu rumahnya. Lurah Martimbang, Roy Mampe Appe Tua Sijabat menghubungi via Handphone (Hp) kepada Keluarga korban yang tinggal di Panetongah, Kabupaten Simalungun dan menceritakan bahwa didalam rumah korban ada bau busuk.
Selanjutnya atas perintah Keluarga Korban kepada Lurah Martimbang maka dilakukan pembukaan paksa rumah korban lalu personil piket Polsek Siantar Selatan bersama Lurah Martimbang masuk ke dalam rumah korban dan melihat korban didalam kamar tewas kondisi sudah bau di tempat tidur.
Melihat itu personil Polsek Siantar Selatan langsung menghubungi Tim Unit Identifikasi Satuan Reskrim Polres Siantar untuk datang melakukan olah TKP. Hanya saja keluarga korban, Manson Pakpahan selalu Abang Kandung Korban menerima atas meninggalnya korban dan sudah membuat surat Peryataan untuk tidak dilakukan VER atau autopsi karena keluarga korban sudah menerima dan korban meninggal dikarenakan sakit lambung, maag akut dan hepatitis yang dideritanya yang sudah cukup lama.
Korban meninggal diperkirakan sudah 3-4 hari yang lalu kemudian jenajah korban dibawa kerumah Abang kandungnya Manson Pakpahan di Jalan Seribu Dolok, Panetongah, Kabupaten Simalungun.
“Keluarga korban sudah membuat surat pernyataan menerima karena korban meninggal akibat penyakit yang cukup lama dideritanya,”kata Kapolres Siantar AKBP Budi Pardamean Saragih, SIK dikonfirmasi melalui Kasubbag Humas IPTU Rusdi Ahya, SH.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






