MEDAN II
Kepolisian Daerah Sumatera Utara ( Polda) Sumut akan melakukan pemeriksaan kepada oknum personel Brigadir IH yang bertugas di Polsek Medan Sunggal Polrestabes Medan.
Dimana, pemeriksaan tersebut terkait meninggalnya Winda Lorenza Gowasa mantan istri Brigadir IH yang diduga bunuh diri mengunakan senjata api ( senpi).
Brigadir IH akan menjalani Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut.
Hal tersebut disampaikan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan kepada wartawan, Senin (10/8/2026).
“Sidang Komisi Kode Etik Profesi (KKEP) di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut sebagai bentuk sanksi atas dugaan kelalaian menyimpan senjata api dinas sehingga senjata tersebut mudah dijangkau oleh pihak yang tidak berkepentingan,” katanya.
“Soal itu si bersangkutan akan dikenakan sanksi atas kelalaiannya menyimpan senjata tidak pada tempatnya, sehingga mudah dijangkau oleh pihak yang tidak berkepentingan. Mungkin dalam minggu ini sidangnya,” ujar Ferry.
Ferry menambahkan, saat ini Brigadir IH juga sedang menjalani pembinaan teknis di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut.
“Untuk saat ini si bersangkutan juga sedang menjalankan pembinaan teknis dari Direskrimum Polda Sumut,” ujarnya.
Dengan adanya sidang KKEP tersebut, bentuk sanksi terhadap Brigadir IH selanjutnya akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan proses persidangan kode etik yang dilakukan Bidpropam Polda Sumut.
Sebagaimana diberitakan, Winda Lorenza Gowasa mantan istri seorang personel polisi yang ditemukan meninggal dunia di sebuah rumah di Kompleks Bumi Asri, Medan Helvetia, Minggu (2/8).
Dimana, saat Brigadir IH pulang dari dinas meletakkan tas berisi senjata api dinas di atas meja sebelum beristirahat.
Namun, saat Brigadir IH setelah beristrirahat melihat tas berisi senjata dalam keadaan terbuka, kemudian dicek senjata miliknya tidak ada.
Brigadir IH kemudian mencari keberadaan senjata api tersebut dan mengetahui korban berada di dalam kamar mandi yang terkunci dari dalam hingga terdengar suara ledakan. (ROM)






