PEMATANGSIANTAR II
Warga Keluhkan Pelayanan Pengurusan Surat Keterangan Sehat di UPTD Puskesmas Ksatria yang terletak di Jalan Pdt. Justin Sihombing Kelurahan Siopat Suhu Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.
Keluhan ini disampaikan warga Bapak P. Damanik saat ditemui di Puskesmas Kesatria pada Kamis (20/8/2026) siang sekira pukul 14.00 Wib.
Bapak P. Damanik mengatakan kedatangannya ke Puskemas Kesatria tersebut untuk mengurus Surat Keterangan Sehat karena putrinya ingin membuat Surat Izin Mengemudi (SIM) C karena salah satu syarat membuat SIM C harus ada surat keterangan sehat.
Namun pegawai Puskesmas memakai baju warna hitam tidak mau membuatkan dengan alasan pengurusan Surat Keterangan Sehat mulai pagi hari sekira pukul 07.30 Wib hingga pukul 12.00 Wib. Mendengar jawaban itu membuatnya sangat kecewa karena kedatangannya di Puskesmas Kesatria tersebut masih jam kerja.
“Saya datang ke Puskemas Kesatria ini masih jam kerja tapi untuk mengurus Surat Keterangan Sehat kata pegawai itu hanya batas pukul 12.00 Wib tadi,” katanya dengan kecewa.
Mendengar itu Bapak Damanik meminta pegawai tersebut menjelaskan dasar pembatasan waktu pengurusan Surat Keterangan Sehat tersebut dan juga meminta untuk bertemu dengan Kepala Puskesmas (Kampus) Kesatria tersebut.
Tapi pegawai dan teman temannya tersebut tidak mempertemukannya dengan Kapus Kesatria tersebut dengan alasan Kapus Kesatria sedang dinas di Kota Medan.
“Saya sangat kecewa pelayanan di Puskesmas Kesatria ini. Bertemu Kepala Puskesmas Kesatria saja tidak bisa. Saya mau tanya apa dasar atau surat edaran pembatasan pengurusan Surat Keterangan Sehat sampai pukul 12.00 Wib. Mohonlah Bapak Walikota Pematangsiantar dan Kadis Kesehatan evakuasi kinerja pelayanan di Puskesmas Kesatria ini,” Pungkas P. Damanik.
Sementara itu Kepala dinas (Kadis) Kesehatan Kota Pematangsiantar Urat Simanjuntak dikonfirmasi pada sore harinya sekira pukul 16.56 Wib melalui pesan WhatsApp (WA) tidak memberikan jawaban alias bungkam.
Kepala Puskemas (Kapus) Kesatria dr Astuti Pakpahan dikonfirmasi melalui pesan WA juga tidak memberikan jawaban alias Bungkam. (JX)






