PEMATANGSIANTAR II
Tepat hari Senin (6/7/2026) sore sekira pukul :16.25 Wib pengunjung maupun pedagang di Pasar Horas Kelurahan Dwikora Kecamatan Siantar Barat Kota Pematangsiantar dikejutkan penemuan seorang penjual celana pendek keliling meninggal di Gedung II Lantai I.
Penjual celana pendek keliling tersebut diketahui inisial LSS alias Rison (42) warga Jalan Permosi Kelurahan Siopat Suhu Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.
Informasi dihimpun, sehari harinya korban berjualan celana pendek berkeliling diseputaran Pasar Horas. Pada hari Senin (6/7/2026) sore sekira pukul :16.25 Wib para pedagang melihat korban tertidur di Gedung II Lantai I.

Menaruh curiga apalagi melihat korban saat berjualan sering tidur tiduran maka para pedagang membangunkan korban, tetapi korban sama sekali tidak merespon. Menerima laporan warga Kasub Sektor Pasar Horas AIPTU Edi Syahputra SH mendatangi TKP lalu melaporkan kepada Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Haloho SH. MH.
Tidak berapa lama Kapolsek bersama Kanit Reskrim IPDA Esron Pasaribu SH bersama personil piket datang ke TKP kemudian Kasub Sektor bersama tim ambulance PSC 118 evakuasi jenajah korban diketahui masih status lajang tersebut dalam mobil ambulance PSC 119 Lalu membawa ke ruangan IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
Setelah dilakukan pemeriksaan dokter jaga menyatakan korban sudah meninggal dunia, namun perawat ruangan IGD tidak memasukkan jenajah korban ke ruangan jenajah melainkan memasukkan kedalam ruangan samping tangga yang masih di ruangan IGD tersebut.
Padahal di RSUD dr Djasamen Saragih merupakan rumah sakit milik Pemerintah Kota (Pemko) Pemtangsiantar tersebut memiliki ruangan atau instalasi jenajah dibagian belakang gedung rumah sakit tersebut.
Rosmeli boru Simarmata diketahui adik kandung korban yang datang ke ruangan IGD tersebut meminta kepada Kanit Reskrim IPDA Esron Pasaribu SH untuk tidak melakukan autopsi terhadap jenajah korban dengan membuat surat pernyataan karena tidak ditemukan tanda tanda kekerasan ditubuh korban.
Adanya permintaan adik korban tersebut mewakili keluarga, Kanit Reskrim IPDA Esron Pasaribu didampingi Kanit Pamapta Polres Pematangsiantar IPDA Juhandya Malau dan personil piket melakukan serah terima jenajah korban kepada keluarga.
Sekira pukul 18.00 Wib setelah keluarga selesaikan pembayaran atau administrasi maka jenajah korban dikeluarkan dari ruangan samping tangga di ruangan IGD tersebut dan dimasukkan kedalam mobil ambulance juga milik RSUD dr Djasamen Saragih lalu dibawa ke rumah duka di Jalan Jalan Permosi Kelurahan Siopat Suhu Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar.
“Tadi Sehatnya ku Berangkatkan Kau Tadi dari Rumah Bang
Sementara adik kandung korban, Rosmeli boru Simarmata tak kuasa menahan kesedihan atas meninggalnya korban karena korban kondisi sehat diberangkatkannya dari rumah apalagi sepengetahuannya korban sakit maupun tidak ada mengeluh sakit.
“Tadi sehatnya ku berangkatkan kau tadi dari rumah bang,” ucapnya.
Tidak itu saja, Rosmelina mengatakan sebelum pergi berjualan korban masih sempat mengajak anaknya yang masih balita naik sepedamotor dan jajan.
“Tadi anak ku masih kau bawa nya naik kereta dan jajan bang,” kata Rosmelina menangis mengingat kebaikan korban.
Kapolsek Siantar Barat IPTU Raja Kaya Haloho SH. MH dikonfirmasi mengatakan keluarga korban sudah membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan autopsi terhadapn jenajah korban dan korban meninggal diduga karena sakit.
“Keluarga sudah membuat surat pernaytaan tidak dilakukan autopsi sehingga jenajah korban diserahkan kepada keluarga untuk disemayaman dan dikuburkan,” Kata IPTU Raja singkat.
Hingga berita ini diterbitkan jenajah korban sudah disemayamkan di rumah duka. Korban merupakan anak sulung dari tiga bersaudara. Ibu kandung korban boru Nainggolan juga seorang pedagang ke pekan pekan.
Ditempat terpisah perihal perawat ruangan IGD tidak masukkan jenajah korban keruangan jenajah, Humas RSUD dr Djasamen Saragih Wanda Sinamo dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp (WA) mengatakan besok akan mempertanyakannya terlebih dahulu ke bagian IGD.
“Terimakasih atas konfirmasi nya, besok saya tanyakan ke bagian IGD Terlebih dahulu perihal ini,” ucapnya singkat. (JX)






