SIMALUNGUN
Tim Inafis Polres Simalungun AIPDA Sujid bersama pihak Dolok Batu Nanggar berhasil mengungkap identitas pria yang ditemukan meninggal dunia tanpa identitas (Mr X) di sebuah gubuk di kawasan Simpang Pondok Baru, Nagori Batu Silangit, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, pada hari Selasa (21/7/2026) sore sekira pukul 16.30 WIB
Setelah dilakukan proses identifikasi dari jari tangan, pria tersebut diketahui bernama Robinson Harianja, warga Jalan Pasar III Gang Surip Nomor 12, Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.
Hal tersebut disampaikan Kapolsek Dolok Batu Nanggar, IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom. M.H. melalui laporan resmi yang ditujukan kepada Kapolres Simalungun.
Kapolsek menjelaskan, penemuan mayat pria tersebut bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya sesosok mayat laki-laki di lokasi kejadian. Selanjutnya Kanit Reskrim IPDA L. Radot Siagian, S.H bersama Kanit Intel IPDA M. Purba, beserta personel piket langsung pengecekan ke TKP dan menemukan sesosok mayat laki-laki yang tergeletak dalam posisi terlentang di bawah meja warung. Laki laki tersebut memakai kaos oblong cokelat dan celana panjang warna cokelat.
Dari hasil pemeriksaan awal di TKP, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya, jenazah pria tersebut dibawa menggunakan mobil ambulans Puskesmas Tapian Dolok menuju RSUD Djasamen Saragih kOTA Pematangsiantar guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Setelah dilakukan pemeriksaan luar oleh Tim Forensik tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Guna mengetahui identitas korban, Tim Inafis Sat Reskrim Polres Simalungun, AIPDA Sujid, melakukan pengambilan sidik jari menggunakan sistem IPS. Hasilnya, korban teridentifikasi bernama Robinson Harianja, kelahiran Medan, 5 Agustus 1971, berusia 54 tahun, beragama Kristen, suku Batak, berprofesi wiraswasta, beralamat di Jalan Pasar III Gang Surip Nomor 12, Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan.
“Setelah mengetahui identitas korban, kami langsung berkoordinasi dengan Polsekta Medan Timur sesuai domisili korban untuk dapat menghubungi pihak keluarga,” tutur IPTU Rido V. Pakpahan.
Ia menegaskan motif maupun penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut, meski dugaan sementara korban meninggal akibat sakit yang dideritanya.
“Sambil menunggu hasil koordinasi dengan Polsekta Medan Timur terkait pihak keluarga, jenazah korban untuk sementara dititipkan diruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar,” pungkas Kapolsek. (TF)






