SIANTAR
Tak terima ditegur, seorang pengendara sepedamotor Honda Bet diketahui marga Simanjuntak malah nekat memaki-maki seorang personil Satuan Lalulintas (Sat Lantas) Polres Siantar, AIPDA Frengky Hutajulu, Sabtu (22/1/2022) malam sekira pukul 20.00 Wib.
Sesuai informasi saat itu AIPDA Frengki Hutajulu bersama beberapa rekannya melaksanakan tugas pengaturan arus lalulintas karena mengalami kemacetan arus lalin diseputaran jalan Parapat Simpang Dua Kecamatan Siantar Marimbun.
Mengantisipasi kemacetan itu para personil Sat Lantas membuat sistem tutup. Dimana ketika menutup jalur dari arah Jalan DI Panjaitan maka kendaraan harus berhenti kemudian kendaraan yang datang dari arah Kota Parapat melintas dan sebaliknya.
Saat jalur dari Jalan Gereja ditutup tiba-tiba pria mengendarai sepedamotor Honda Beat membonceng seorang wanita nekat menerobos. Melihat itu AIPDA Frengki Hujulu memberhenti meminta menunjukkan surat-surat kendaraannya seperti STNK dan SIM.
Pria itu sama sekali tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraanya sehingga AIPDA Frengki Hutajulu menegurnya. Namun pria itu malah nekat memaki-maki bahkan mendorong-dorong AIPDA Frengki sehingga menjadi tontonan warga bahkan salah seorang warga memvideokan aksi arogan pria marga Simanjuntak itu dan memposting di media sosial (Medsos) sehingga Viral.
“Pria mengendarai sepedamtoro Honda Beat itu yang salah telah menerobos bahkan tidak pakai plat nopol tapi malah pria itu memaki-maki dan mendorong-dorong polisi. Lalap ngakunya orang setempat, syukurlah masih baik pak polisi itu nggak jadi menilang kendaraannya,”Kata Warga.
Sementara itu AIPDA FrengkI Hutajulu dikonfirmasi, Minggu (23/1/2022) malam melalui telepon selulernya mengatakan video yang viral di Medsos itu hanyalah sebahagian saja sehingga terkesan menyalahkannya.
Dijelaskannya, awalnya pengendara sepedamotor Honda Beat bermarga Simanjuntak itu nekat menerobos jalur dari arah Jalan DI Panjaitan yang ditutup mengantispasi kemacetan sehingga ditegurnya, namun pria itu malah memaki-makinya bahkan mendorong-dorongnya. Padahal pria itu juga tidak dapat menunjukkan surat-surat kendaraanya.
Situasi sudah ramai warga membuatnya pun diam tetapi pria itu malah tetap memaki-maki dan mendorong-dorongnya. Merasa kasihan dengan seorang wanita diketahui isteri pria itu yang tidak henti-hentinya meminta tolong jangan ditilang sehingga membuatnya pun tidak melakukan tindakan tegas dan membiarkan pria itu pergi.
“Pria itu tidak terima ditegur karena menerobos kecematan bahkan memaki-maki dan mendorong-dorong saya. lampu sepedamotornya tidak menyala dan surat-surat kendaraannya tidak dibawa. Begitupun saya tetap menunjukka sikap humanis dengan tidak mentilang kendaraannya,”Pungkas AIPDA Frengki Hutajulu.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






