Media Online Jurnal X
Minggu, 9 Agustus 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Keluarga TKI yang terjebak di perang Rusia Ukraina melakukan meeting zoom difasilitasi Pemko dan PWI Binjai. (Foto Ist)

Keluarga TKI yang terjebak di perang Rusia Ukraina melakukan meeting zoom difasilitasi Pemko dan PWI Binjai. (Foto Ist)

Pemerintah RI Masih Berupa Evavkuasi Sembilan Warga Indonesia Terjebak di Jalur Masuk Tentara Rusia

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
7 Maret 2022 | 20:45 WIB
inBERITA, Medan
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

BINJAI

Pihak keluarga sembilan orang warga Kota Binjai yang bekerja di Ukraina dan saat ini terkepung di tengah konflik Rusia – Ukraina, melakukan teleconference bersama Dubes KBRI Ukraina dan biro Kemenlu, di ruang Binjai Command Center (BCC) Pemko Binjai, Senin (7/3/2022).

Kedatangan keluarga para pekerja di sebuah pabrik plastik di Kota Chernihiv (sekitar 2 jam dari Kiyv yang merupakan Ibukota Ukraina) serta diinisiasi Dubes RI LBPP untuk Ukraina periode 2017-2021, Prof Dr H Yuddy Chrisnandi SH ME dan PWI Kota Binjai, Arma Delisa Budi guna melakukan Zoom Meeting serta mencari solusi untuk melakukan evakuasi.

Yuddy Chrisnandi, Dubes RI LBPP untuk Ukraina Gofur, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Perdagangan Kota Binjai Drs H Hamdani Hasibuan, Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Binjai Nelly Rosa Hasibuan, S.STP, Ketua PWI Binjai Arma Delisa Budi, Direktorat Eropa 2 yang membawahi Ukraina dan Rusia Lucky Winardi,  Direktur Perlindungan Kementerian Luar Negeri Judha Nugraha dan Karina Wulandari serta para kesembilan pekerja asal Binjai dan Langkat.

Menurut Ayi Rodiyah, istri dari Iskandar dan juga orangtua dari Muhammad Aris Wahyudi yang bekerja di Kota Chernihiv, Ukraina, hingga saat ini dirinya masih bisa melakukan komunikasi melalui video call dengan keluarganya.

“Sebagai seorang istri dan orangtua, tentunya saya sangat khawatir dengan keselamatan keluarga kami. Kami sebagai keluarga tentunya berharap kepada Pemerintah Indonesia, agar segera melakukan evakuasi dan dipulangkan ke Indonesia,” tutur Rodiyah.

Ia juga mengatakan, saat ini Kota Chernihiv masih berlangsung musim salju. Hal itu diketahui dari suaminya melalui sambungan telepon seluler. “Saat ini disana lagi musim salju dan tentunya iklimnya sangat dingin. Suami saya juga mengatakan, pada saat berada di bunker dan tidur dengan posisi duduk,” terang wanita berhijab ini sembari mengaku terus berikhtiar dan berdoa untuk keselamatan suami dan anak serta rekan rekannya.

Sementara itu, Yuddy Chrisnandi, saat melakukan Zoom Meeting mengaku mengenal kesembilan warga asal Binjai yang sudah bekerja di pabrik plastik yang ada di Kota Chernihiv sejak tahun 2018 lalu.

Dijelaskan Yuddy bahwa kota Chernihiv merupakan jalur tentara Rusia melalui Belarusia. “Untuk melewati jalur tersebut tentunya memerlukan waktu, karena diluar pabrik lebih bahaya dari pada didalam pabrik,” ungkap Yuddy sembari menegaskan bahwa kota Chernihiv bukan merupakan target tentara Rusia.

Sebagai Dubes RI LBBP untuk Ukraina Periode 2017-2021, Yuddy juga mengatakan, Chernihiv yang merupakan jalur tentara Rusia menuju Belarusia, saat ini oleh Pemerintah Ukraina dilarang untuk dilintasi. “Selain dilarang untuk dilintasi, dijalur itu oleh Pemerintah Ukraina juga diterapkan jam malam,” urainya.

Lanjut Yuddy Chrisnandi, Pemerintah Indonesia yang ada di Belarusia maupun di Ukraina, hingga saat ini akan terus berusaha melakukan evakuasi terhadap seluruh warga negara Indonesia yang terjebak akibat perang dari negara pecahan Uni Soviet ini.

Diplomat dari Kementerian Luar Negeri, Lucky Winardi yang secara intens membantu evakuasi warga Negara dari Ukraina, juga menegaskan bahwa jalur yang dimaksud tersebut hingga saat ini tidak bisa dilalui.

“Begitupun Dubes kita terus berkordinasi dengan Dubes Ukraina di Kiyv dan Dubes Rusia di Moskow,” tegas Lucky yang mengaku bahwa saat ini dirinya juga berada di Kota Chernihiv, yang berjarak sekitar 100 Km dari Kiyv, Ibukota Ukraina.

Diakui Lucky, hingga saat ini dirinya juga masih terus mengamati langsung proses evakuasi. “Kita ada tim khusus, jadi tidak perlu khawatir dan tentunya kami sangat memprioritaskan keamanan dalam konteks konfliks ini. Artinya ini merupakan komitmen Pemerintah Indonesia,” pungkasnya.

Judha Nugraha yang juga mewakili Direktur perlindungan kementerian Luar Negeri menegaskan, dalam konflik peperangan antara Ukraina dengan Rusia, pihaknya sudah mengeluarkan 113 WNI dari Ukraina. Dari jumlah itu, 80 orang diantaranya sudah  dipulangkan dengan pesawat ke Indonesia.

“Perlu diketahui, kota Chernihiv hingga saat ini masih menjadi zona pertempuran. Kami berjanji setelah ada titik terang, maka kami akan segera mengevakuasi seluruh WNI yang terjebak dalam konflik itu,” ujar Judha.

Menurut Judha, jika situasi bisa nantinya mengevakuasi pekerja yang masih terjebak itu akan di ungsikan sementara ketempat aman seperti di Yordania, daerah terdekat Ukraina dan nanti nya baru bisa kembali ke Indonesia.jelas nya. ” Kalau untuk saat ini tidak mungkin di lakukan, yang penting tidak putus komunikasi antara kita sesama pihak kemenlu dan dubes, yakin lah perkembangan kita pantau terus ,” sebut Judha Nugraha.

Iskandar, salah seorang dari 9 pekerja asal Binjai dan Langkat yang bekerja di Pabrik Plastik yang ada di Kota Chernihiv, mengaku khawatir dengan keselamatsn dirinya dan rekan rekannya.

“Saat ini kami tidak di Bunker lagi. Kami sekarang bersembunyi dilantai bawah pabrik. Alhamdulillah untuk kebutuhan makanan sampai sekarang masih disubsidi oleh bos kami. Begitupun kami khawatir tentang keselamatan kami,” demikian kata Iskandar dalam Zoom meting itu.

Berikut nama nama warga Binjai yang bekerja di Chernihiv, Ukraina, Iskandar, Muhamad Raga Prayuda, Muhamad Aris Wahyudi, Syahfitra Sandiyoga, Agus Alfirian, Rian Jaya Kusuma, Dedi Irawan, Zulham Ramadhan dan Amri Abas. (ROM)

Share7Tweet4SendShare

Berita Terkait

Jenajah korban saat dievakuasi dari TKP
BERITA

Pengendara Sepedamotor Honda Vario Meninggal Ditabrak Kereta Api Jurusan Tebing Tinggi Medan

8 Agustus 2026 | 22:20 WIB

TEBING TINGGI II Seorang pengendara sepedamotor Honda Vario 160, Kevin Silalahi (23) warga Jalan Lama, Lingkungan 5 , Kelurahan Sri...

Read more
Anggota DPRD Medan Binsar Simarmata melaksanakan Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan bagi masyarakat di halaman SMP Swasta Khatolik Assisi, Jalan Anggrek Raya, Simpang Selayang, Medan Tuntungan. (Foto Ist)
BERITA

Binsar Simarmata : Pancasila Jangan Hanya Sekedar Dihafal, Tapi Harus Diterapkan Baik di Lingkungan Sekolah Maupun Rumah

8 Agustus 2026 | 21:51 WIB

MEDAN II Anggota DPRD Kota Medan dari Partai Perindo, Binsar Simarmata mengingatkan kalangan pelajar agar Pancasila tidak hanya sebatas untuk...

Read more
DS Diduga Pelaku Curat di Rumah Kosong Jalan Taqwa
CURAT

Polsek TBS Tangkap DS Diduga Pelaku Curat di Rumah Kosong Jalan Taqwa

8 Agustus 2026 | 16:39 WIB

TANJUNGBALAI II Unit Reskrim Polsek Tanjungbalai Selatan (TBS/ berhasil menangkap DS alias (35) diduga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) di...

Read more
Dua unit rumah di Jalan Sumber Jaya 1 terbakar
Kebakaran

Api Puntung Rokok Sambar Minyak Pertalite, 2 Unit Rumah di Jalan Sumber Jaya 1 Dilalap Sijago Merah dan Mobil Avanza Terbakar 

8 Agustus 2026 | 16:26 WIB

PEMATANGSIANTAR II Warga yang tinggal di Jalan Sumber Sumber Jaya 1 Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Siantar Martoba Kota Pematangsiantar dihebohkan...

Read more

Berita Terbaru

BERITA

Pengendara Sepedamotor Honda Vario Meninggal Ditabrak Kereta Api Jurusan Tebing Tinggi Medan

8 Agustus 2026 | 22:20 WIB
BERITA

Binsar Simarmata : Pancasila Jangan Hanya Sekedar Dihafal, Tapi Harus Diterapkan Baik di Lingkungan Sekolah Maupun Rumah

8 Agustus 2026 | 21:51 WIB
CURAT

Polsek TBS Tangkap DS Diduga Pelaku Curat di Rumah Kosong Jalan Taqwa

8 Agustus 2026 | 16:39 WIB
Kebakaran

Api Puntung Rokok Sambar Minyak Pertalite, 2 Unit Rumah di Jalan Sumber Jaya 1 Dilalap Sijago Merah dan Mobil Avanza Terbakar 

8 Agustus 2026 | 16:26 WIB
BERITA

Komisi III DPR RI Akan Panggil Polda Sumut dan Polrestabes Medan Soal Meninggalnya Mantan Isteri Polisi

8 Agustus 2026 | 13:09 WIB
BERITA

Sambut HUT RI ke 81, Polsek Datuk Bandar Ajak Warga Pasang Bendera Merah Putih

8 Agustus 2026 | 11:45 WIB
BERITA

Wakil Wali Kota Tanjungbalai Lepas Keberangkatan 34 Kontingen Pramuka Ikuti Jamnas XII di Cibubur

8 Agustus 2026 | 10:21 WIB
BERITA

Polsek Siantar Selatan Bersama Petani Binaan Panen Jagung di Jalan Manunggal Karya

8 Agustus 2026 | 10:08 WIB
BERITA

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polsek Siantar Barat Berikan Bansos Kepada Warga Membutuhkan

8 Agustus 2026 | 10:05 WIB
BERITA

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polsek Siantar Utara Berikan Tali Asih di Panti Asuhan

8 Agustus 2026 | 10:01 WIB
BERITA

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polres Pematangsiantar Gelar Workshop Anti Bullying Bagi Mahasiswa FKIP USI

8 Agustus 2026 | 09:56 WIB
BERITA

Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke 81, Polsek Siantar Selatan Bersihkan Rumah Ibadah

8 Agustus 2026 | 09:48 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobafons infamis