SIANTAR
Plt. Wali Kota Siantar diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Budi Utari,AP menghadiri acara Penyaluran Zakat kepada para Du’afa/Fakir Miskin dan Penggali Kubur di Kota Siantar bertempat di Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Jalan Maluku, Kecamatan Siantar Barat, Jumat (14/4/2022).
Ketua Baznas Kota Siantar Drs. H. Marham dalam laporannya menyampaikan Baznas Kota Siantar menyalurkan 600 Paket Ramadhan diserahkan kepada para Du’afa/Fakir Miskin dan Penggali Kubur yang berhak mendapatkannya. Adapun paket Ramadhan tersebut berupa uang tunai per Kepala Keluarga (KK).
“Paket Ramadhan Berkah itu merupakan program yang rutin dilaksanakan setiap tahun oleh Baznas. Program ini bertujuan untuk berbagi kebahagiaan dengan para mustahik di bulan Ramadhan,”ucapnya seraya menjelaskan, zakat yang dibagikan saat itu berasal dari zakat penghasilan atau yang dikenal juga sebagai zakat profesi. Zakat yang diperoleh dari ASN Kemenag, ASN Pemerintah Kota, dan sejumlah pribadi umat Islam di Kota Siantar.
Sementara sambutan Plt. Wali Kota Siantar dibacakan Sekda Budi Utari, AP menyampaikan Baznas merupakan Lembaga Pemerintah Non Struktural yang bersifat mandiri dan bertugas mengelola zakat sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Zakat.
Maka dari itu, Pemerintah Kota (Pemko) Siantar berharap kehadiran Lembaga Baznas mampu menjadi mitra kerja yang aktif dalam membantu program pengentasan kemiskinan, dan kehadiran Baznas bisa membantu peningkatan ekonomi, khususnya di Kota Siantar yang kita cintai ini.
Zakat adalah potensi ummat Islam yang cukup besar. Potensi tersebut apabila dikelola secara baik dan optimal akan dapat dimanfaatkan dalam pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi ummat. Ummat Islam sudah seharusnya lebih giat berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan, mengingat pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sangat sejalan dengan semangat ajaran islam.
Partisipasi umat tersebut dapat diwujudkan dengan pelaksanaan zakat yang merupakan kewajiban agama dan juga memiliki fungsi sosial. Diakui bahwa potensi zakat belumlah dikelola secara optimal, di antaranya karena kurangnya kesadaran umat dalam melaksanakannya.
“Plt. Wali Kota Siantar mengharapkan kepada Baznas Kota Siantar agar bisa lebih maksimal lagi dalam mensosialisasikan Zakat kepada masyarakat, serta berharap penyaluran zakat ini bisa terus berjalan dengan baik dan semoga penyaluran zakat ini dapat meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah,” Ucap SekdaBudi Utari, AP.
Pada kesempatan itu, Sekda menghimbau kepada seluruh warga Kota Siantar selalu menjaga kekompakan dan kebersamaan agar lingkungan yang aman dan tenteram bisa tercipta, sebab perbedaan yang terjadi di lingkungan masyarakat tidak bisa dielakkan, meski demikian kita harus tetap berpikir positif bahwa perbedaan itulah yang akan menjadi rahmat bagi kita.
“Jika ingin wilayah kita aman dan tenang, maka jangan jadikan perbedaan sebagai ajang untuk berselisih, namun justru dari perbedaan itu kita saling melengkapi dan menguatkan, sehingga dapat mempercepat terwujudnya Kota Pematangsiantar Sehat, Sejahtera, dan Berkualitas,” pungkasnya.
Usai menyampaika kata sambutan, Sekda Kota Siantar menyerahkan secara simbolis 600 Zakat Paket Ramadhan kepada para Du’afa/Fakir Miskin dan Penggali Kubur di Kota Siantar.
Turut hadir acara itu Mewakili Kakan Kemenag Kota Siantar serta para Pengurus Baznas, para Du’afa/Fakir Miskin dan Penggali Kubur di Kota Siantar yang menerima Zakat.
Penulis / Editor ; Freddy Siahaan






