SIANTAR
Paha sebelah kiri bocah 5 tahun, inisial HYP warga Jl. Sibatu-batu Lingk. 1, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Silatasari, Kota Siantar terkena peluru nyasar di kebun milik pribadi Blok IX Gg Amalia Kelurahan Bahsorma, Kecamatan Siantar sitalasari, Kota Siantar, Rabu (8/6/2022) sore sekira pukul 16.00 Wib.
Informasi dihimpun, sore itu korban (HYP-red) dibawa neneknya untuk mengutip sayur di ladang ubi yang ada dilokasi kejadian. Selanjutnya tiba-tiba korban menangis kesakitan di paha kaki sebelah kirinya karena terkena peluru nyasar senapan angin.
Neneknya langsung membawa korban ke rumah bidan di kampung nya, tapi bidan merujuk ke Rumah Sakit (RS) Harapan Jl. Farel Pasaribu Lapangan Bola Atas Kota Siantar untuk dilakukan ronsen. Namun pihak RS Harapan merujuk korban ke RS Vita Insani Jln. Merdeka, Kota Siantar.
Akan tetapi pihak RS Vita Insani tidak memiliki alat sehingga korban di rujuk me RS Bina Kasih Kota Medan. Lagi..lagi, korban harus di rujuk ke RSUD dr Djasamen Saragih Kota Siantar karena pihak RS Bina Kasih tidak menerima pasien BPJS Kesehatan.
Tim Medis RSUD dr Djasamen Saragih pun melakukan tindakan medis dengan mengoperasi hingga berhasil mengeluarkan peluru yang merupakan peluru senapang angin dari paha kiri korban.
Selanjutnya orangtua korban melaporkan kejadian dialami korban ke Mako Polsek Siantar Martoba. Melihat korban masih anak di bawah umur harus ditangani Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Siantar maka pihak Polsek Siantar Martoba mengarahkan orangtua korban membuat laporan ke Mako Polres Siantar agar bisa merobat menggunakan BPJS Kesehatan.
Adanya laporan itu Kasat Reskrim AKP Banuara Manurung SH bersama Kanit Unit Idik 1 (Jahtanras) IPDA Moses Butar-butar SH langsung melihat kondisi korban dan mengamankan barang bukti satu pucuk peluru diketahui peluru senapan angin yang berhasil dikeluarkan dari paha kiri korban.
“Benar kemarin ada orangtua korban terkena peluru nyasar mau buat laporan ke Polsek Siantar Martoba ini tapi karena masih anak dibawah umur kami arahkan ke Polres Siantar. Saat ini kondisi korban sudah membaik,”kata Kapolres Siantar AKBP Fernando SH, SIK melalui Kapolsek Siantar Martoba AKP Manaek S Ritonga SH, MH dikonfirmasi wartawan, Sabtu (11/6/22) sore jam 16.00 WIB via telepon.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






