PEMATANGSIANTAR II
Warga yang tinggal di Jalan Cendawan Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur Kota Pematangsiantar dihebohkan kejadian seorang anak diduga Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) M boru A (50) nekat membunuh ibu kandungnya inisial B br. S (85) didalam rumah, pada Rabu pagi (8/7/2026) diketahui sekira pukul 09.30.Wib.
Informasi dihimpun, awalnya pagi itu sekitar pukul 09.30 Wib saksi Kristian Ambarita hendak mengantar undangan pesta ke rumah korban (B br. S), kemudian saksi Kristian menggedor pintu rumah korban lalu disahut pelaku (M br A) dari dalam rumah. Mendengar itu saksi Kristian menyuruh membuka pintu rumah karena kedatangannya untuk menyerahkan undangan.
Pelaku pun membuka pintu rumah dan saat itu saksi Kristian melihat tangan pelaku ada bercak darah. Saksi Kristian menanyakan kenapa tangan pelaku berdarah dan pelaku menjawab, “ku bunuh orang gila”. Mendengar itu saksi Kristian menyuruh pelaku menutup pintu rumah dan melaporkan ke rumah Pak RT.
Lalu saksi Kristian bersama RT dan warga pergi ke rumah korban. Setelah pelaku membuka pintu, Pak RT menanyakan keberadaan korban dan pelaku menjawab, ” sudah saya bunuh,” sembari mempraktekkan bagaimana cara dia membunuh korban.
Pak RT bersama warga masuk ke dalam rumah serta melihat korban sudah tergeletak dilantai dengan penuh darah dan ada batu gilingan disamping mayat tersebut. Melihat itu saksi Kristian melaporkan kejadian melalui Layanan Kepolisian di Call Center 110.
Tak berapa lama Kapolseķ Sianțar Timur IPTU Edy J.J. Manalu SH. MH bersama Kanit Intel IPDA Syaiful Bahri SH dan personil piket datang ke TKP, lalu Kanit Intel IPDA Syaiful Bahri SH mengamankan pelaku.
Kemudian Kapolseķ bersama personil piket dan Tim Inafis Polres Pematangsianțar melakukan olah TKP serta memasang Police Line, selanjutnya jenajah korban di evakuasi ke ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
Sesuai keterangan warga, sehari harinya korban tinggal bersama pelaku dan seorang anak laki lakinya di rumah tersebut. Pelaku memang sakit ODGJ.
Namun saat kejadian anak laki laki korban tidak dirumah karena pergi bekerja Manda ke Lampung.
“Memang pelaku itu sakit ODGJ. Kadang kadang pelaku kumat penyakitnya. Dia mau berteriak teriak dan bicara sendiri. Tapi kalau lagi sehat pelaku ini yang membantu mamaknya bertenun ulos dirumah,” kata beberapa warga ditemui di TKP.
Kapolseķ Siantar Timur Iptu Edy J.J. Manalu SH. MH ditemui di TKP membenarkan kejadian dan pelaku sudah dibawa ke RSUD dr Djasamen Saragih untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaannya. (JX)






