MEDAN II
Sairon Sinaga resmi terpilih sebagai Ketua Umum Parsadaan Pomparan Toga Sinaga Dohot Boru (PPTSB) periode 2026-2031 melalui pemilihan secara aklamasi dalam Musyawarah Besar (Mubes) XVI PPTSB di Hotel Aryaduta, Medan, Sabtu malam (31/10/2026).
Sairon terpilih setelah Ketua Umum PPTSB periode sebelumnya, Ir Edison Sinaga, menyatakan tidak lagi mencalonkan diri untuk memimpin organisasi tersebut pada periode berikutnya.
Dukungan penuh datang dari seluruh perwakilan Wilayah PPTSB yang memiliki hak suara. Dengan dukungan bulat tersebut, pimpinan sidang bersama peserta Mubes sepakat tidak melanjutkan penghitungan suara dari tingkat cabang.
Penetapan Sairon Sinaga sebagai Ketua Umum PPTSB periode 2026-2031 dibacakan Pimpinan Sidang Mubes XVI, H Sulaiman Sinaga. Keputusan itu kemudian disahkan melalui tiga kali ketukan palu sidang oleh Ketua Pimpinan Sidang, Timbul Sinaga.
Sebelum ditetapkan, pimpinan sidang terlebih dahulu meminta kesediaan Sairon untuk memimpin PPTSB selama lima tahun ke depan. Setelah menyatakan bersedia dan tidak terdapat calon lainnya, Sairon resmi ditetapkan sebagai ketua umum terpilih.
Selanjutnya, Mubes menetapkan tim formatur yang bertugas menyusun komposisi kepengurusan PPTSB periode 2026-2031.
Tim formatur diketuai Sairon Sinaga selaku ketua umum terpilih, dengan anggota H Sulaiman Sinaga, Elianto Sinaga, Timbul Sinaga, Bornok Sinaga, Pandapotan Sinaga, Detrius Sinaga, Kasmar Sinaga, dan Henron Sinaga.
Sementara itu, Ketua Dewan Pembina PPTSB demisioner, Mangihut Sinaga, tidak bersedia ditunjuk sebagai anggota formatur. Ia kemudian menunjuk Detrius Sinaga sebagai perwakilan Dewan Pembina PPTSB demisioner.
Tim formatur diberikan mandat menyusun struktur kepengurusan PPTSB periode 2026-2031. Susunan pengurus tersebut dijadwalkan dilantik pada Minggu, 1 November 2026.
Mubes XVI PPTSB berlangsung selama empat hari, mulai 29 Oktober hingga 1 November 2026, di Hotel Aryaduta Medan. Saat ini, PPTSB memiliki jaringan organisasi yang terdiri dari 20 wilayah dan 157 cabang di berbagai daerah di Indonesia.
# Sairon Sinaga “Ketua Besar”
Terpilihnya Sairon Sinaga menjadi Ketua Umum PPTSB tidak terlepas dari perjalanan panjang pengabdiannya di lingkungan organisasi pomparan Toga Sinaga.
Khususnya di Wilayah Sumatera Utara I, nama Sairon bukanlah sosok asing. Ia bahkan dikenal dengan julukan “Ketua Besar”, sebutan yang melekat dalam perjalanan aktivitas organisasinya.
Julukan tersebut menggambarkan bagaimana dirinya dikenal di tengah lingkungan punguan, terutama dalam hal membangun komunikasi, mempererat persaudaraan, dan merangkul berbagai kalangan pomparan Toga Sinaga.
Ungkapan “putra Toga Sinaga berdarah kopral, berhati jenderal” kerap digunakan untuk menggambarkan karakter Sairon. Ketegasan dalam bersikap berjalan beriringan dengan pendekatan kekeluargaan, kerendahan hati, serta kepedulian terhadap sesama.
Perjalanan Sairon di PPTSB juga bukan baru dimulai menjelang Mubes XVI tahun 2026. Ia telah terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi, baik di tingkat wilayah maupun nasional.
Sairon tercatat aktif menghadiri dan mendukung kegiatan pelantikan pengurus Wilayah dan Cabang PPTSB di sejumlah daerah di Indonesia. Keterlibatan tersebut berlangsung sejak masa kepemimpinan Ketua Umum Mangihut Sinaga hingga kepemimpinan Ir Edison Sinaga.
Kehadirannya dalam berbagai agenda organisasi memperlihatkan kedekatannya dengan pengurus serta dinamika punguan di berbagai daerah.
Bagi Sairon, PPTSB bukan sekadar organisasi yang mempertemukan orang-orang berdasarkan garis keturunan. Lebih dari itu, PPTSB merupakan wadah untuk menjaga identitas, merawat nilai-nilai budaya, mempererat persaudaraan, dan membangun kepedulian antarsesama pomparan Toga Sinaga.
Pengalaman organisasi tersebut semakin nyata ketika ia dipercaya menjabat sebagai Ketua Wilayah PPTSB Sumatera Utara I.
Dalam posisi itu, Sairon menjalankan tanggung jawab organisasi melalui penguatan komunikasi, menjaga kebersamaan, serta mendorong aktivitas punguan agar tetap berjalan.
Pendekatan kekeluargaan menjadi salah satu ciri yang melekat dalam kepemimpinannya. Kemampuannya merangkul berbagai kalangan turut membuat julukan “Ketua Besar” semakin dikenal di lingkungan PPTSB.
Kini, setelah dipercaya memimpin PPTSB secara nasional untuk periode 2026-2031, tantangan berikutnya adalah menyatukan 20 wilayah dan 157 cabang dalam satu gerak organisasi.
Amanah lima tahun ke depan menjadi momentum bagi Sairon Sinaga bersama seluruh jajaran pengurus untuk memperkuat persatuan, meningkatkan solidaritas, serta menjadikan PPTSB semakin berperan bagi seluruh pomparan Toga Sinaga dan masyarakat luas. (ROM)






