SIANTAR
Dinas Sosial P3A Kota Siantar telah selesai atau tuntas melakukan pendataan dan menemukan sebanyak 94 orang anak yang orangtuanya meninggal akibat virus covid 19 di Kota Siantar.
“Ada 94 orang anak menjadi Yatim, Piatu dan Yatim Piatu di Kota Siantar akibat orangtuanya meninggal dampak dari covid 19,”ujar Kepala Bidang (Kabid) Sosial Dinas Sosial P3A Kota Siantar, Drs Risbon Sinaga, MM dikonfirmasi melalui telepon selulernya, Jumat (3/9/2021) malam sekira pukul 20.30 Wib.
Risbon menjelaskan dilakukannya pendataan itu menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Sosial RI Rismaharini bernomor : S-236/MS/C/HK.01/B/2021 tertangal 9 Agustus 2021 perihal data anak yang orangtuanya meninggal karena Covid 19 kepada Para Bupati/Walikota se Indonesia dan Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Siantar.
Pendataan dilaksanakan Dinas Sosial P3A Kota Siantar bekerjasama dengan Pihak Kelurahan se Kota Siantar. Hasil pendataan berupa softcopy sudah dikirimkan ke Kemensos sedangkan surat resmi baru akan dikirimkan ke Kemensos RI pada hari Senin (6/9/2021) mendatang.
“Sudah sejak dua minggu kemarin dikerjakan pendataan dan hari ini sudah tuntas. Pendataan itu tindaklanjut surat dari Menteri Sosial RI dan Sekdakot Siantar. Softcopy nya sudah kita kirim ke Kemensos, tinggal surat resmi nya haru Senin ini kita kirimkan,”Pungkas Risbon Sinaga.
Namun lain halnya dengan Kepala Dinas (Kadis) Sosial P3A Kota Siantar, Pariaman Silaen sama sekali tidak mengetahui anggota nya sudah selesai melaksanakan pendataan.
Dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp (WA) sekira pukul 21.13 Wib Pariaman Silaen menyatakan masih melakukan pendataan ke Kelurahan. “Sampai skrg kita msh melakukan pendataan ke Kelurahan. Nanti kalau sdh dapat datanya akan kami kabari iya,”ujar Pariaman.
Ditanyakan perihal anggota nya sudah tuntaskan pendataan, Pariaman tetap bersikers mengatakan belum tuntas dan masih melakukan pendataan. “Belum.Mungkin hari Seninlah dapat datanya,”kata Pariaman Silaen.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






