SIANTAR
Parkiran sepedamotor diseputaran lapangan Merdeka atau lebih dikenal Taman Bunga, Kelurahan Dwikora, Kecamatan Siantar Barat, Kota Siantar memang tak aman. Terbukti sepedamotor milik pengunjung lagi lagi raib. Kali ini sepedamotor Honda Vario 125 warna Hitam BK 6822 WAA milik Mak Tek Koang (44) warga Jalan Mataram II, Kelurahan Melayu, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar raib, diparkiran seputaran Jalan WR Supratman, Minggu (24/1/2021) pagi.
Awalnya pagi itu sekira pukul 06.20 Wib korban memarkirkan sepedamotor Honda Vario 125 dilokasi kejadian yang dijadikan khusus parkir kendaraan para pengunjung kemudian korban olahraga jalan santai diseputaran Lapangan Merdeka tersebut.
Selanjutnya, saat putaran pertama korban masih melihat sepedamotor nya itu parkir tetapi putaran kedua korban terkejut melihat sepedamotornya sudah tidak ada lagi diparkiran itu. Korban pun kebingungan dan menanyakan kepada juru parkir (jukir) tetapi jukir itu mengatakan, “Saya tidak tahu karena saya baru datang,”.
Akibat kejadian kehilangan sepedamotornya itu korban mengalami kerugian sekitar Rp10 juta kemudian membuat laporan pengaduan ke Polres Siantar. Selanjutnya, Kanit SPKT I AIPTU Darwin Siregar bersama personil piket langsung menindaklanjuti laporan pengaduan itu dengan turun melakukan olah TKP.
Sementara itu sesuai vidio saat olah TKP yang sudah beredar di media sosial Facebook (FB), Kanit SPKT AIPTU Darwin Siregar emosi terhadap kordinator lapangan (Korlap) dan jukir yang diduga lepas bertanggung jawab apalagi diparkiran tersebut sudah dua kali terjadi kehilangan sepedamotor pengunjung.
“Kalian petugas parkir sudah disini. Apa tanggung jawab kalian? Dua kali hilangan kereta, terus begitu. Jangan kalian hanya menuntut kewajiban, hak mereka mana. jangan begitu,”ujar AIPTU Darwin Siregar dengan nada suara kesal.
Tidak itu saja, AIPTU Darwin Siregar juga kesal terhadap jukir yang tak bisa menunjukkan KTP nya. “Baru itu saja ditanya sudah tidak ada (KTP). Kayak mana nya kau petugas parkir. Kita tidak mau ganggu orang, tapi tolong lah diperhatikan,”kata AIPTU Darwin Siregar.
“Benar saya tadi sempat emosi karena korlap nya itu lepas tanggung jawab. Massa dibilang jam 7 pagi mereka baru datang padahal korban sudah parkirkan sepedamotornya 06.20 Wib,”kata Kanit SPKT AIPTU Darwin Siregar singkat dikonfirasi melalui teleponnya malam harinya sekira pukul 18.25 Wib.
Hingga berita ini diturunkan, laporan pengaduan curanmor milik korban sedang ditangani pihak Sat Reskrim Polres Siantar sedangkan Korlap dan jukir belum ada tanggung jawab bahkan masih tetap menjalankan parkir dilokasi kejadian.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






