Media Online Jurnal X
Kamis, 16 Juli 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Peneliti PUSTAKA NOMMENSEN, Rindu Erwin Marpaung

Peneliti PUSTAKA NOMMENSEN, Rindu Erwin Marpaung

Jika Odong-Odong Masih Dibiarkan, Polisi Sedang Membiarkan Bahaya di Jalan Pematangsiantar

Rindu Marpaung : Putusan Pengadilan Itu Bukan Hiasan Arsip, Itu Mengikat dan Harus Dijalankan

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
11 April 2026 | 12:43 WIB
inBERITA, Pematang Siantar
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

PEMATANGSIANTAR II

Kecelakaan yang melibatkan odong-odong di Jalan Kartini Bawah, Kelurahan Proklamasi Kecamatan Siantar Barat, Kota Pematangsiantar, pada Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 16.50 WIB, seharusnya menjadi tamparan keras bagi  Aparat Penegak Hukum (APH).

Kendaraan yang sejak awal bermasalah secara teknis dan hukum itu kembali beroperasi di jalan umum, bahkan menghantam kendaraan lain dengan kecepatan tinggi.

Bagi Rindu Erwin Marpaung masalah bukan lagi sekadar pelanggaran lalu lintas. Ini adalah potret telanjang tentang bagaimana negara gagal menjalankan putusannya sendiri.

Masalahnya jelas. Dalam Putusan Akta Perdamaian Nomor 41/Pdt.G/2025/PN Pms, para pihak telah sepakat bahwa kendaraan sepeda motor yang dimodifikasi dengan bak penumpang seperti odong-odong melanggar hukum.

Dalam kesepakatan itu juga ditegaskan agar kepolisian melakukan tindakan hukum terhadap odong-odong yang melintas di jalan umum Kota Pematangsiantar tanpa pandang bulu termasuk menyita bak penumpangnya.

Pengadilan kemudian menghukum para pihak untuk menaati dan melaksanakan isi kesepakatan tersebut.

Namun fakta di lapangan berkata lain. Odong-odong masih melintas dan tampak dibiarkan.

“Putusannya sudah jelas. Hukumnya juga jelas. Jadi kalau odong-odong itu masih bebas beroperasi di jalan umum, pertanyaannya sederhana: kenapa tidak ditindak?” kata Rindu Erwin Marpaung, pihak yang menggugat dalam perkara tersebut.

Menurut Rindu, yang sedang dihadapi publik bukan kekosongan hukum, melainkan krisis kemauan menegakkan hukum.

“Jangan seolah-olah negara tidak tahu. Ini bukan wilayah abu-abu. Pengadilan sudah menegaskan bahwa odong-odong itu melanggar hukum dan harus ditindak tanpa pandang bulu. Kalau sesudah itu masih dibiarkan, berarti ada pembiaran.”

Ia menilai pembiaran itu berbahaya, karena menempatkan masyarakat sebagai pihak yang terus-menerus menanggung risiko di jalan.

“Masyarakat dipaksa berbagi jalan dengan kendaraan yang secara teknis tidak layak, secara hukum sudah dipersoalkan, dan secara faktual sudah menimbulkan tabrakan. Ini bukan sekadar gangguan ketertiban. Ini ancaman keselamatan,” ujarnya.

Lebih lanjut, dosen kebijakan publik Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar ini mengatakan, insiden terbaru di Jalan Kartini Bawah semestinya mengakhiri semua alasan klasik: pembinaan, imbauan, toleransi, atau dalih menunggu momentum penertiban.

“Kalau setelah ada putusan pengadilan dan setelah ada kejadian tabrakan pun masih belum ada tindakan tegas, lalu aparat mau menunggu apa lagi? Korban yang lebih besar?” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan bahwa Akta Van Dading bukan dokumen simbolik yang dapat dipajang tanpa konsekuensi.

“Putusan pengadilan itu bukan hiasan arsip. Ia mengikat. Ia harus dijalankan. Kalau tidak, yang runtuh bukan hanya kewibawaan polisi, tapi juga kewibawaan hukum itu sendiri,” tegasnya.

Atas dasar itu, Rindu mendesak Satlantas Polres Pematangsiantar segera melakukan penindakan nyata terhadap seluruh odong-odong yang beroperasi di jalan umum, termasuk penyitaan bak penumpang, sebagaimana telah disepakati dalam perdamaian dan dikuatkan pengadilan.

“Penegakan hukum tidak boleh berhenti pada razia seremonial. Harus konsisten, terbuka, dan tanpa pandang bulu. Kalau hukum hanya keras di atas kertas tapi lunak di jalan, maka warga yang akan terus menjadi korban,” tandasnya.

Menurut dia, persoalan odong-odong di Pematangsiantar kini telah melampaui isu lalu lintas. Ini sudah menjadi ujian tentang apakah aparat sungguh bekerja untuk keselamatan publik atau justru membiarkan pelanggaran berlangsung sampai tragedi berikutnya datang. (*/Jx)

Share8Tweet5SendShare

Berita Terkait

Polisi gerebek lokasi judi tembak ikan di Jalan Bengkel, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan. (Foto Ist)
JUDI

Polisi Gerebek Judi Meja Ikan di Pulo Brayan Medan, 5 Orang Diamankan

16 Juli 2026 | 16:32 WIB

MEDAN II Polisi berhasil mengungkap kasus perjudian mesin tembak ikan di Jalan Bengkel, Kelurahan Pulo Brayan, Kecamatan Medan Timur, Kota...

Read more
Kasus Dugaan Perselingkuhan Jaksa MP. (Foto Ilustrasi jurnalx.co.id)
BERITA

2 Bulan Bergulir Tanpa Kepastian, Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa Madina Dengan PNS Cabjari Labuhan Deli

16 Juli 2026 | 14:06 WIB

MEDAN II Hampir kurang lebih dua bulan kasus dugaan perselingkuhan seorang jaksa di Mandailing Natal ( Madina) insial MP dengan...

Read more
Sakti Sihombing didampingi pengacaranya Sepri Ijon Maujana Saragih SH di Polres Pematangsianțar
BERITA

Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Facebook, Sakti Sihombing Polisikan Advokat ke Polres Pematangsiantar

16 Juli 2026 | 13:53 WIB

PEMATANGSIANTAR II Seorang warga Kota Pematangsiantar, Sakti Sihombing, resmi melaporkan seorang advokat berinisial NS ke Polres Pematangsiantar atas dugaan tindak...

Read more
Personil piket Polseķ Sianțar Marihat Polres Pematangsiantar melakukan pengecekan TKP adanya Keributan di Jalan Bahkora II
BERITA

Tinjut Laporan CC 110, Polseķ Sianțar Marihat Cek TKP Keributan di Jalan Bahkora II

16 Juli 2026 | 13:06 WIB

PEMATANGSIANTAR II Personil piket Polseķ Sianțar Marihat Polres Pematangsiantar melakukan pengecekan TKP adanya Keributan di Jalan Bahkora II Bawah Kelurahan...

Read more

Berita Terbaru

JUDI

Polisi Gerebek Judi Meja Ikan di Pulo Brayan Medan, 5 Orang Diamankan

16 Juli 2026 | 16:32 WIB
BERITA

2 Bulan Bergulir Tanpa Kepastian, Dugaan Perselingkuhan Oknum Jaksa Madina Dengan PNS Cabjari Labuhan Deli

16 Juli 2026 | 14:06 WIB
BERITA

Diduga Cemarkan Nama Baik Lewat Facebook, Sakti Sihombing Polisikan Advokat ke Polres Pematangsiantar

16 Juli 2026 | 13:53 WIB
BERITA

Tinjut Laporan CC 110, Polseķ Sianțar Marihat Cek TKP Keributan di Jalan Bahkora II

16 Juli 2026 | 13:06 WIB
BERITA

Perkuat Sinergi Penegak Hukum, Kapolres Tanjungbalai Silaturahmi ke Kejari Tanjungbalai

16 Juli 2026 | 12:52 WIB
BERITA

GMKI PSS Bersama GAMKI dan PIKI Gelar FGS Serta Penanaman Pohon di Panombeian Panei

16 Juli 2026 | 10:27 WIB
BERITA

Polsek Siantar Martoba Sigap Bantu Bawa Warga yang Sakit Untuk Berobat ke Puskesmas

16 Juli 2026 | 09:56 WIB
BERITA

Kapolsek Siantar Marihat Bersama Forkopimca Siantar Marimbun Ikuti Rakor Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial

16 Juli 2026 | 08:25 WIB
Pematang Siantar

Polsek Siantar Utara Selesaikan Dugaan Penganiayaan di Gang Demak Dengan Mediasi

16 Juli 2026 | 08:11 WIB
BERITA KRIMINALITAS

ASN BPN Nias Nekat Lompat Dari Lantai 12 Apartemen SkyView Karena Diperas Usai Pesan Wanita Dari Aplikasi MiChat

16 Juli 2026 | 07:40 WIB
BERITA KRIMINALITAS

2 Wanita Tersangka Tewasnya ASN BPN Nias Tercatat Berungkali Lakukan Pemerasan dan Tanya Al Jika Dipanggil Polisi

16 Juli 2026 | 07:33 WIB
Karo

Dua Kasus Penganiyaan Pendaki Di Gunung Sibayak, 9 Tersangka Resmi Ditahan Polisi

16 Juli 2026 | 06:59 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobabokep

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2026 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobabokep