MEDAN II
Puluhan massa yang mengatasnamakan Aliansi Solidaritas Pedagang-Buruh mengelar aksi di depan halaman Balai Kota Medan untuk mengkritik kinerja 100 Direksi PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, S.E., M.Si.
Dalam aksinya, Senin ( 20/4) dengan membawa spanduk bertuliskan ” Evaluasi 100 Hari Kerja Direksi PUD Pasar, Copot Dirut PUD Pasar Medan “.Dimana, massa menuntut agar Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas untuk segera lakukan evaluasi.
“Kami meminta Wali Kota Medan segera mengevaluasi total kinerja Direksi PUD Pasar Kota Medan dalam masa 100 hari kerjanya,” ucap massa.
Dikatakan, massa terdapat adanya dugaan praktik gratifikasi yang dilakukan oleh Direktur PUD Pasar Kota Medan yang telah viral di media sosial ( medsos).
“Dugaan gratifikasi ini berkaitan dengan pembatalan kerja sama secara sepihak dengan pihak ketiga sebelumnya hingga akhirnya terjadi pengalihan pengeloaan kepada pihak ketiga lajnnya.Ini kami duga terdapat aliran dana ketiga yang baru, segera dan perlu ditelusuri dengan ketentuan hukum,” kata Diga Kordinator Aksi dalam orasinya.
Atas dasar itu, kata Diga pihaknya meminta sikap tegas Wali Kota Medan untuk memberikan sanksi yang tegas kepada Dirut PUD Pasar Kota Medan.
“Kami minta sikap tegas saudara Wali Kota Medan, bila perlu pecat,” ucap massa.
Tak hanya itu, massa juga agar pihak berwenang melalukan penelusuran dan pemeriksaan adanya dugaan gratifikasi.Dimana massa menilai adanya kerjasama yang dilakukan dengan pihak ketiga telah menimbulkan kegaduhan.
Juga, massa memdesak pihak DPRD Kota Medan agar mengelar RDP dengan tujuan mengevaluasi Direksi PUD Pasar Kota Medan terkait kebijakan yang kontroversial dan tidak persuasif berimbas adanya konflik.
Aksi yang mendapat pengawalan dari aparat kepolisian dari amatan saat hingga berita ini dibuat massa yang melakukan orasi belum diterima oleh perwakilan Pemko Medan.
Dari catatan yang ada Wali Kota Medan, Rico Waas menetapkan Anggia Ramadhan, SE, M.Si sebagai Direktur Utama. Posisi Direktur Operasional diamanahkan kepada Agus Syahputra, S.Pi, M.Si, Direktur Administrasi dan Keuangan dijabat Bobby Octavianus Zulkarnain, SE, sementara Direktur Pengembangan dan SDM dipercayakan kepada Rudiansyah, S.Sos pada tanggal 5 Januari 2026. (ROM)






