MEDAN II
Anggota DPRD Kota Medan, Lailatul Badri, menegaskan Pancasila harus dijalankan dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber nilai, moral dan etika publik. Menurutnya, penerapan nilai-nilai Pancasila secara konsisten dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang damai, rukun dan berkeadilan.
Hal itu disampaikan Lailatul Badri melalui acara pembinaan ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) dengan tema ” Pancasila Sebagai Sumber Nilai, Moral Dan Etika Publik ” di Jalan Letda Sujono, Kelurahan Bandar Selamat, Kecamatan Medan Tembung, Sabtu (26/9).
Lailatul Badri mengatakan, Pancasila tidak cukup hanya dihafal, melainkan harus menjadi pedoman dalam bersikap, bertindak dan membangun hubungan sosial.
Ia mengatakan bahwa lima sila Pancasila, yakni ; Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan serta Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia, mengandung nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Jadi, Pancasila tidak cukup hanya dihafal, namun harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata wanita yang akrab disapa Lela ini.
Dijelaskannya, sila Ketuhanan Yang Maha Esa merupakan inti dari nilai-nilai Pancasila. Sila tersebut mengajarkan anak bangsa untuk beriman dan beragama, sekaligus menjadi landasan moral dalam menjalankan kehidupan.
Menurut Lela, nilai moral dan etika publik yang bersumber dari Pancasila perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjunjung kemanusiaan, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah serta memperjuangkan keadilan sosial.
“Pancasila harus dijalankan dengan baik, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Jika hal itu dilaksanakan, maka kehidupan masyarakat akan damai,” tegas politisi Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) ini.
Lela menambahkan, ideologi Pancasila merupakan nilai-nilai dasar yang menjadi pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sementara, Wawasan Kebangsaan merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa.
Ia menilai sosialisasi ideologi Pancasila dan Wasbang penting disampaikan kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Sebab, masih terdapat anak muda yang belum memahami dan mempedomani nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Apalagi, pesatnya perkembangan teknologi dapat memengaruhi gaya hidup dan pola pikir generasi muda apabila tidak diimbangi dengan pemahaman ideologi Pancasila yang kuat.
“Nilai-nilai itu sudah lama menjauh dalam kehidupan saat ini. Sangat wajar ideologi Pancasila dan Wasbang disampaikan ke masyarakat, khususnya para anak muda, lalu diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Inilah tantangan terbesar saat ini,” kata Lela yang juga Ketua BKD DPRD Kota Medan tersebut.
Dikatakan, anggota Komisi 4 DPRD Kota Medan ini menegaskan, penguatan nilai-nilai Pancasila di kalangan generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun karakter bangsa. Pancasila diharapkan tidak hanya menjadi dasar negara, tetapi juga pedoman moral dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.
Acara sosialisasi tersebut dihadiri ratusan masyarakat dan tim relawan Lailatul Badri (LB) Wanita Tangguh. Kegiatan dirangkai dengan sesi tanya jawab. (ROM)






