MEDAN II
Sebuah pabrik mainan plastik yang berada di Jalan Ladang – Jalan Sumber Amal, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Medan Johor terbakar, Sabtu (20/6/2026) pada pukul 20.30 Wib.
Namun banyaknya bahan material mudah terbakar berupa plastik hingga, Minggu (21/6) sore api baru dapat dipadamkan serta dilakukan pendinginan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau bahwa pemadaman dapat dilakukan kurang lebih 21 jam.
“Sejak malam hingga sore hari baru api dapat dipadamkan.Dan seluruh unit pelaksana teknis ( UPT) di Kota Medan diterjunkan, termasuk kita lakukan kordinasi dengan bekerjasama unit Damkar Deli Serdang dan Binjai,” katanya, Minggu (21/6) malam.
Ia mengatakan bahwa pihaknya mengalami kewalahan karena diarea lokasi pabrik tidak ada penampung air.
“Kesulitan dilokasi tidak ada tandon air, maka kita memakai alat isap mengambil air Sungai Deli,” katanya.
Kata, Wandro bahwa pabrik kesulitan lainya yang dialami karena pabrik mainan tersebut memiliki area pengolahan pabrik biji plastik.
“Jadi, selain bahan plastik yang mudah terbakar.Di pabrik ini ada pengolahan biji plastik ini kesulitan kita karena api timbul,” ujarnya seraya mengatakan bahwa kebakaran diduga berasal dari trafo listrik pabrik.
Dilokasi sendiri warga dilanda kepanikan karena api berungkali membesar, sehingga warga memilih mengungsi.
Sedangkan, Camat Medan Johor, Bachtiar Nasution menyebutkan, peristiwa kebakaran itu sempat membuat panik karena berada di sekitar permukiman penduduk.
Sebanyak sekitar 11 rumah warga terdampak dari kebakaran hebat tersebut. Belasan unit armada pemadam dikerahkan untuk menjinakkan api.
Dari 11 rumah tersebut, sekitar 2 rumah terbakar karena lokasinya berdempetan dengan dinding pabrik bagian belakang.
“Ada sekitar 11 kepala keluarga, kena dampak. Sebagian rumah terbakar,” ucapnya. (ROM)






