PEMATANGSIANTAR II
Seratusan personil Polres Pematangsiantar melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa (Unras) sekelompok mahasiswa mengatasnamakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Simalungun (USI) di Kantor Bea Cukai Pematangsiantar, Jalan SM. Raja Kecamatan Siantar Utara, Senin (27/04/2026) sekira pukul 10.30 WIB.
Aksi unras mahasiswa tersebut soal maraknya peredaran rokok tanpa cukai atau ilegal di pasaran.
Saat diperbolehkan masuk di halaman kantor tersebut dengan janji tidak lakukan anarkis, massa mahasiswa bersitegang dengan salah satu pria mengaku Humas Bea Cukai tersebut. Begitupun Wakapolsek Siantar Utara IPTU Irpan Siregar dan KBO Sat Samapta IPTU Pitra Jaya SP SH gerak cepat meredahkan suasana dengan menyuruh masuk pria tersebut kedalam kantor.
Pria tersebut sebelumnya sudah ditolak para mahasiswa saat datang menerima didepan gerbang karena dinilai tidak dapat membuat keputusan.

Selang 30 menit, pihak Bea Cukai diwakili kepala bidang Sekretariat, Imron datang dan duduk bersama massa di lantai teras kantor Bea Cukai.
Imron mengatakan bahwa Kepala Bea Cukai sedang menjalani perawatan medis karena sakit.
Kemudian Imron menjelaskan Bea Cukai Pematangsiantar selalu melakukan tindakan adanya peredaran rokok ilegal dengan membuktikan, sampai tahun 2026 ada 471.262 batang rokok ilegal yang sudah dimusnahkan dan pelakunya sesuai ketentuan hukum sudah dikenakan denda.
Tidak puas jawaban tersebut, mahasiswa kembali mempertanyakan transparansi data tentang pedoman rokok dan barang ilegal di Kota Pematangsiantar. Termasuk total kerugian dan para pelaku kejahatan rokok ilegal serta barang ilegal lainnya.
Randa Wijaya salah satu mahasiswa meminta data yang akurat karena kurang yakin keterangan yang disampaikan Imron secara lisan tersebut.
Mendengar itu Imron bahwa Bea Cukai bersedia menyampaikan data saat Rapat Dengar Pendapat Umum dengan mahasiswa.
Atas kesempatan bersama maka mahasiswa dan Imron menandatangani surat kesepakatan akan menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum pada hari Senin (4/5/2026) mendatang di Kantor Bea Cukai Pematangsiantar.
Koordiantor aksi Rado Sidauruk mengatakan apabila pihak Bea Cukai mengingkari janji, siap kembali berunjukrasa dengan jumlah massa yang lebih besar sembari mengajak rekan rekannya membubarkan diri. (JX)






