SIMALUNGUN II
Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam di wilayah hukumnya. Melalui penyebaran stiker dan selebaran berisi nomor penting tanggap darurat serta imbauan waspada cuaca ekstrem, Polri hadir secara nyata, humanis, dan berintegritas dalam melindungi masyarakat.
Hal itu disampaikan Kabag Ops Polres Simalungun AKP Tukkar Lungun Simamora, SH, MH., saat dikonfirmasi pada Sabtu (10/10/2026) sekira pukul 18.22 WIB.
Menurut AKP Tukkar, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polri kepada masyarakat. Polres Simalungun, ujarnya, ingin memastikan setiap warga mengetahui ke mana harus meminta pertolongan ketika terjadi keadaan darurat.
“Ini bentuk nyata Polri untuk masyarakat. Polres Simalungun Polda Sumatera Utara berkomitmen berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat, dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat, Melindungi, Mengayomi, dan Melayani,” ujar AKP Tukkar Lungun Simamora.
Dalam upaya tanggap darurat bencana alam, Polres Simalungun melakukan amplifikasi informasi nomor-nomor penting melalui penyebaran stiker dan selebaran. Materi tersebut memuat sejumlah nomor layanan darurat, yakni Call Center Polri 110, Pemadam Kebakaran 113, BNPB 117, Ambulans 119, dan PLN 123.
AKP Tukkar menjelaskan, stiker dan selebaran itu dipasang di berbagai tempat umum dan fasilitas pelayanan publik agar mudah dilihat dan diakses masyarakat setiap saat.
“Kami ingin masyarakat tidak kebingungan saat menghadapi situasi darurat. Nomor-nomor penting ini harus mudah ditemukan, dilihat, dan dihubungi dengan cepat,” ungkapnya.
Penyebaran stiker juga menyentuh kawasan Pariwisata Super Prioritas Danau Toba, khususnya wilayah Kota Wisata Parapat, Kabupaten Simalungun. Personel Satuan Polisi Perairan dan Udara (Sat Pamobvit) Pariwisata mendatangi tempat-tempat berkumpulnya wisatawan dan ruang publik yang ramai dikunjungi.
Lokasi yang menjadi sasaran antara lain Ruang Terbuka Pantai Bebas Parapat, Pelabuhan Atsari, dan Pesanggrahan Bung Karno. Selain itu, stiker dipasang di SPBU, minimarket, perbankan, serta warung-warung makan. Kapal motor yang beroperasi di perairan Danau Toba juga tidak luput dari penempelan stiker, demikian pula hotel, losmen, dan berbagai tempat penginapan di Kota Pariwisata Parapat.
“Parapat adalah wajah pariwisata Simalungun. Wisatawan yang datang harus merasa aman dan tahu ke mana mencari bantuan jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” kata AKP Tukkar.
Tidak hanya menyebarkan nomor darurat, Polres Simalungun juga mengeluarkan imbauan cuaca ekstrem kepada masyarakat. Imbauan ini dilatarbelakangi meningkatnya intensitas hujan disertai angin kencang yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan keselamatan lainnya.
Ada enam poin imbauan yang disampaikan. Pertama, masyarakat diminta memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan pemerintah daerah. Kedua, mewaspadai potensi bencana dengan menghindari wilayah rawan banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
Ketiga, masyarakat diminta mengamankan lingkungan rumah dengan memeriksa atap, saluran air, serta memastikan tidak ada pohon atau benda yang berpotensi tumbang. Keempat, pengguna jalan diminta berhati-hati dengan mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mewaspadai jalan licin dan genangan air.
Kelima, warga diimbau menghindari area terbuka saat terjadi petir dan angin kencang, serta menjauhi pohon besar, tiang listrik, dan lokasi terbuka. Keenam, masyarakat diminta mengutamakan keselamatan keluarga dengan menyiapkan perlengkapan darurat serta menjaga anak-anak, lansia, dan kelompok rentan lainnya.
“Kewaspadaan dimulai dari diri sendiri dan keluarga. Langkah sederhana seperti memeriksa atap rumah atau menghindari pohon besar saat angin kencang bisa menyelamatkan nyawa,” tutur AKP Tukkar.
AKP Tukkar menegaskan, masyarakat dapat segera menghubungi layanan darurat Polri di nomor 110 untuk melaporkan setiap kejadian darurat di wilayah masing-masing. Layanan tersebut siap merespons laporan warga.
“Jangan ragu menghubungi 110 apabila terjadi kejadian darurat. Personel Polres Simalungun siap hadir membantu masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Simalungun berharap kesadaran dan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bencana semakin meningkat. Dengan semangat “Bersama Kita Waspada”, Polri mengajak seluruh warga menjaga keselamatan diri, keluarga, dan lingkungan. (*/JX)






