TANJUNGBALAI II
Sat Polairud Polres Tanjung Balai terus meningkatkan pengawasan dan pengamanan di wilayah perairan hukumnya. Langkah ini dilakukan guna mengantisipasi berbagai potensi tindak pidana di laut, mulai dari masuknya Pekerja Migran Indonesia (PMI) non-prosedural, penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), peredaran narkoba, hingga penyelundupan barang ilegal.
Dalam kegiatan patroli yang berlangsung pada Sabtu (10/10), personel Sat Polairud menggunakan Kapal Patroli II-1023 yang dipimpin oleh AIPTU Holid. Patroli difokuskan pada pengawasan jalur melintas kapal-kapal nelayan maupun kapal pengangkut barang di wilayah perairan Tanjung Balai.
Selain melakukan pemeriksaan dokumen dan muatan, petugas Sat Polairud juga aktif memberikan imbauan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) serta keselamatan berlayar kepada para nelayan, di antaranya memberikan Imbauan untuk selalu berdoa sebelum berangkat, mengecek kondisi fisik dan mesin kapal, serta selalu mengutamakan keselamatan kerja di laut.
Guna memastikan kestabilan pasokan dan kelancaran distribusi BBM bagi nelayan, Sat Polairud juga menerjunkan personel untuk memantau Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBUN) di wilayah Tanjung Balai.
Kasat Polairud Polres Tanjung Balai, AKP M. Tanjung, S.H., menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan patroli dan pembinaan masyarakat perairan berjalan dengan aman dan lancar.
“Situasi Kamtibmas di wilayah perairan Tanjung Balai dalam kurun waktu 1×24 jam berada dalam keadaan aman, kondusif, dan terkendali. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat nelayan untuk memberikan rasa aman serta memastikan aktivitas perairan berjalan tertib,” tegas AKP M. Tanjung. (TF)






