SIANTAR
Andre Sitorus alias Sangkot (25) warga Jalan Sangnauluh Kelurahan Siopat Suhu, Kecamatan Siantar Timur, Kota Siantar dimassakan setelah seminggu dicari-cari akibat mencuri HP sedangkan temannya berinisial YT berhasil kabur, Selasa (30/3/2021) malam sekira pukul 21.00 WIB.
Keduanya mencuri HP dirumah korban Roy Martin Sihombing (36) yang terletak di Simpang Jalan Medan, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Siantar Martoba, Kota Siantar pada hari Rabu (24/3/2021) malam sekira pukul 22.00 Wib. Saat itu korban ketiduran didepan rumahnya kemudian kedua pelaku berboncengan mengendarai sepedamotor jenis matic tanpa plat nomor polisi (nopol) berhenti dan pelaku YT selaku dibonceng turun dari sepedamotor dan mencuri HP jenis Realmi milik korban yang tergeletak lalu kedua pelaku kabur.
Aksi kedua pelaku tak disadari dilihat keluarga korban. Namun sehubungan keluarga korban sedang meninggal dunia membuat niat korban melalukan pencarian terhadap kedua pelaku diurungkan bahkan juga belum membuat laporan ke Polsek Siantar Martoba. Selang seminggu kemudian tepatnya hari Selasa (30/3/2021) malam sekira pukul 21.00 WIB korban berniat berkeliling-keliling mencari kedua pelaku.
Tepat di Jalan Singosari, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat, korban melihat kedua pelaku melintas berboncengan mengendarai sepedamotor jenis matic tanpa plat nopol. Melihat itu korban pun langsung menangkap Pelaku Sangkot sedangkan Pelaku YT berhasil kabur mengendarai sepedamotor matic itu.
Korban spontan berteriak Jambret sehingga hitungan menit mengundang perhatian warga setempat bahkan memassakan Sangkot hingga babak belur. Takut terjadi hal yang tak diinginkan, beberapa warga mengarak Pelaku Sangkot ke Polsek Siantar Barat dan korban pun turut mengikutinya.
“Sudah seminggu kami cari dia bang (Pelaku Andre Sitorus alias Sangkot-red) dan atas bantuan warga. Setiba di Polsek Siantar Barat saya disuruh buat laporan pengaduan ke Polsek Siantar Martoba sesuai TKP rumah saya kemudian personil piket akan datang menjemput pelaku Sangkot itu,”kata korban Roy Martin Sihombing sembari mengaku kerugian Rp2,5 juta atas HP nya yang dicuri kedua pelaku itu.
Sementara Kanit Reskrim Polsek Siantar Martoba AIPTU Tumpak Simarmata dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu (31/3/2021) malam sekira pukul 20.00 Wib mengatakan belum melihat keberadaan Pelaku Andre Sitorus alias Sangkot di Polsek Siantar Martoba. Begitupun akan ditanyakannya kepada anggotanya.
“Tadi siang pun ada wartawan datang ke kantor lae nanya, tapi di kantor siantar martoba gak ada lagi.. saya tanya duluh anggota saya lae…,”ujarnya singkat.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






