PEMATANGSIANTAR II
Respon cepat Polseķ Siantar Utara Polres Pematangsiantar melalui Kanit Intel IPDA Rudi Hardiansyah Nasution SH langsung melakukan pencarian berhasil menemukan ayah kandung jenajah pekerja asal Binjai inisial ES, Senin (4/5/2026) siang sekira pukul 11.00 Wib.
Ayah kandung korban itu diketahui bernama Mariono (45) warga Dusun Benteng Sari Kelurahan Suka Rawan Kecamatan Padang Tualang Kabupaten Langkat.

Korban (ES-red) ditemukan meninggal gantung diri mengunakan tali sepatu warna putih didalam kamar samping rumah majikannya inisial HHS di Jalan Cendana Kelurahan Kahean Kecamatan Siantar Utara Kota Pematangsianțar Siantar, Minggu (3/5/2026) pagi sekira pukul 10.45 Wib.
Menerima laporan warga, personil piket Polsek Siantar Utara bersama Tim Inafis Polres Pematangsiantar datang melakukan pengecekan. Setelah dilakukan olah TKP, jenajah korban dievakuasi ke ruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.
Namun majikan korban sama sekali tidak mengetahui keberadaan keluarga korban sehingga jenajah korban dititipkan di ruangan jenajah kemudian Kapolseķ Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga SH perintahkan Kanit Intel IPDA Rudi Hardiansyah Nasution SH berangkat ke daerah Binjai sesuai alamat korban di KTP untuk mencari keluarga.
Esok siang harinya, Senin (4/5/2026) sekira pukul 11.00 Wib Kanit Intel IPDA Rudi Hardiansyah Nasution SH berhasil menemukan ayah kandung korban bernama Mariono. Sore harinya pukul 15.00 Wib ayah kandung korban bersama keluarga tiba diruangan jenajah RSUD dr Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar dan memastikan jenajah korban adalah anak kandungnya.
Sekira pukul 16.30 Wib personil Polseķ Sianțar Utara menyerahkan jenajah korban kepada ayah kandungnya untuk dikuburkan ke kampung halaman neneknya di Linkungan 7 Ladang Kapas Kecamatan Selesai Kab Langkat.
Ayah kandung korban, Mariono ditemui diruangan jenajah mengatakan korban merupakan anak pertama dari dua bersaudara. Mulai kecil korban tinggal bersama neneknya di Linkungan 7 Ladang Kapas Kecamatan Selesai Kab Langkat dan korban suka bekerja merantau.
“Jenajah korban akan dikuburkan di kampung neneknya karena mulai kecil korban tinggal bersama neneknya,” katanya.
Kapolsek Siantar Utara AKP Jahrona Sinaga SH dikonfirmasi membenarkan jenajah korban sudah diserahkan kepada ayah kandung korban untuk dikuburkan karena ayah kandung korban sudah membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi terhadap jenajah korban. (JX)






