TANJUNG BALAI
Pangkalan TNI AL Tanjung Balai Asahan (Lanal TBA) melalui Tim Fleet One Quick Response (F1QR) berhasil mengagalkan penyelundupan narkotika jenis shabu berat bruto 6 Kilogram (Kg) dari Negara Malasya diperairan Tanjung Balai Asahan, Jumat (5/5/23) sekira pukul 05.10 WIB.
Komandan Lanal TBA Letkol Laut (P) Aan Prana Tuah Sebayang, SE, DWC menyampaikan keberhasilan pihaknya berawal dari informasi dari Satgas Gabungan Ops Intelmar Lantamal I bahwa akan ada penyelundupan narkoba yang diangkut menggunakan perahu nelayan.
Selanjutnya Tim F1QR Lanal TBA dibantu Tim Satgas Ops Intelmar Lantamal I dengan menggunakan sarana Patkamla Sei Rider Lanal TBA melakukan penyisiran di perairan Muara Sungai Asahan (Kuala Bagan) untuk mendeteksi keberadaan kapal yang diduga pengangkut narkoba.
Sekira pukul 05.10 WIB di posisi 03 02 12″U 99° 52′ 28″T, petugas Lanal TBA menemukan sebuah kapal tanpa nama 5 GT jenis jaring ikan. Namun saat itu tidak ditemukan Nahkoda dan Anak Buah Kapal (ABK) melainkan seorang pria berinisial Z (42) yang mengaku seorang Pekerja Migran Ilegal (PMI) akan pulang ke Surabaya.
Dari pria berinisial Z itu ditemukan sebuah tas ransel berisi 4 bungkus plastik transparan berisi kristal putih diduga shabu berat bruto 6 Kg.
“Pria berinisial Z dan barang bukti shabu sudah diserahkan kepihak Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” Pungkas DanLanal TBA.
Hadir dalam konferensi pers tersebut Kapolres Asahan AKBP Rocky H Marpaung, mewakili Dandin 0208/Asahan, Kepala BC Teluk Nibung Tutut Basuki, dan pihak BNNP Sumut, (TF)






