SIANTAR
Serma Hasibuan (49) diketahui mantan Supir truk yang tinggal di Bandar Betsy, Kecamatan Bandar Huluan, Kabupaten Simalungun tewas terlentang di meja bilyar milik temannya Nora Boru Marbun di Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Nagapita, Kecamatan Siantar Utara, Kota Pematangsiantar, Jumat (18/9/2020) pagi subuh sekira pukul 05.30 Wib.
Tewasnya Serma pertama sekali diketahui Nora. Dimana saat itu Nora menghampiri Serma yang terlentang di meja bilyard karena Serma diketahui baru siap mencuci sepedamotor yang juga milik Nora kemudian Nora mengajak Serma untuk minum kopi. Hanya saja Serma sama sekali tidak menjawab.
Merasa Serma tertidur membuat Nora pun membangunkan dengan menyenggol badan Serma tetapi Serma tidak bangun bahkan badan nya juga sama sekali tidak bergerak. Merasa curiga, Nora pun mencek nafas Serma dan diketahuinya sudah tidak bernafas.
Nora pun langsung menghubungi Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat dan Polsek Siantar Martoba. Tidak lama kemudian RT dan Kapolsek Siantar Martoba IPTU Amir Mahmud, SH bersama Kanit Reskrim AIPTU Tumpak Simarmata datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Setelah Tim Inafis melakukan olah TKP, Kapolsek memperintahkan personil nya mengevakuasi jenajah Serma ke ruangan jenajah RSUD dr. Djasamen Saragih menggunakan mobil dinas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pematangsiantar.
“Tadi saya mau mengajak dia (Serma Hasibuan-red) minum kopi karena kami biasa nya minum kopi sama. Tapi ku senggol badan nya untuk membangunkan ternyata tidak bergerak bahkan sudah tidak bernafas. Dulunya dia pernah kerja supir truk tapi sekarang sudah kerja sama ku menjalankan usaha doorsmeer ini,”ujar Nora Boru Marbun mengakhiri.
Sementara itu Kapolsek Siantar Martoba IPTU Amir Mahmud, SH melalui Kanit Reskrim AIPTU Tumpak Simarmata ditemui diruangan jenajah mengatakan penyebab tewasnya Serma itu diduga akibat sakit dideritanya karena ditemukan dari dalam tas nya ada obat obatan. “Dugaan sementara disebabkan sakit,”ujarnya.
Kanit Reskrim akrab dipanggil Dj Tom itu menambahkan pihaknya sudah menelepon dengan keluarga Serma karena Pemilik Doorsmeer Nora boru Marbun sebatas temannya saja. Akan tetapi keluarga Serma menolak untuk datang bahkan menyuruh dikuburkan saja. “Kita sudah menelepon keluarga Serma tapi menolak datang dan menyuruh dikuburkan saja,”tambahnya.
Begitupun Dj Tom menegaskan pihaknya akan menitipkan jenajah Serma di ruangan jenajah RSUD dr. Djasamen Saragih kemudian akan pergi mendatangi rumah keluarga Serma untuk mau datang menjemput jenajah Serma. “Kita harus jemput bola. Masa keluarga nya bilangkan dikuburkan saja. Ok ya, kita mau pergi ke rumah keluarga nya duluh,”kata Kanit Reskrim Polsek Siantar Martoba itu mengakhiri.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






