SIMALUNGUN
Polres Simalungun bekerjama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun resmi mendirikan Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba yang terletak di Jalan Sederhana Nagori Perdagangan II Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.
Adapun maksud dan tujuan didirikannya kampung tangguh anti narkoba atau kampung tangguh bersinar ini sebagai bentuk implementasi peran masyarakat guna mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Kapolres Simalungun AKBP Nicolas Dedy Arifianto, SH, SIK, MH melalui Kasatres Narkoba AKP Adi Haryono, SH, Rabu (916/2/2022) menjelaskan bahwa Sinergitas dan kerjasama dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran gelap narkoba (P4GN) tergambar dalam Pencanangan Kampung Bersinar (Bersih Narkoba).
“Posko Kampung Tangguh Anti Narkoba itu telah didirikan beberapa waktu yang lalu. Kiranya membawa dampak positif bagi para pemuda dan pemudi akan bahaya penggunaan narkoba, bahwa narkoba ini sudah menjadi ancaman yang nyata bagi kehidupan sehingga butuh keseriusan dan kerjasama semua pihak untuk memberantasnya,”katanya.
“Ancaman saat ini tidak hanya COVID-19, tapi narkoba juga sebuah ancaman yang tidak kelihatan, tapi nyata, sehingga sering kali terjadi penyalahgunaan oleh anak-anak muda, kemudian berdampak luas,” sebut Kasatres Narkoba.
Sementara itu Kapolsek Perdagangan AKP Josia, SH, MH melalui laporan tertulis menerangkan bahwa, merupakan suatu program kerja bagi personel piket polsek perdagangan resor simalungun untuk melakukan patroli di kampung tangguh anti narkoba Jalan Sederhana Nagori Perdagangan II Kecamatan Bandar Kabupaten Simalungun.
Personil Unit Patroli Sabhara Polsek Perdagangan dan piket Fungsi melaksanakan Patroli dialogis untuk cipta kondisi dan meminimalisir gangguan Kamtibmas serta Peredaran Narkoba di wilayah hukum Polsek Perdagangan. “Selama melaksanakan kegiatan Patroli hingga kembali ke Mako Polsek Perdagangan situasi dalam keadaan aman dan kondusif,”ucapnya.
Tidak ketinggalan, Kasi Humas Polres Simalungun Ipda Arwansyah Batubara mengatakan bahwa tentu Kepolisian tidak bisa berjalan sendiri, perlu menggandeng stakeholder. “Contoh Pak Bupati yang sudah memfasilitasi kegiatan dengan karang tarunanya. Karena hakikatnya kampung tangguh narkoba bersinar ini adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, dan diperuntukkan oleh masyarakat,” tegasnya.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






