SIANTAR
Program Kebersihan dengan simbol Lihat Sampah Angkat (LISA) sebagaimana dicanangkan Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Siantar dr. Hj. Susanti Dewayani SpA sangat layak diapresiasi.
Ini disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Siantar, Dedi Setiawan, Sabtu (12/3/2022).
Dedi menjelaskan Kebersihan adalah sebahagian dari Kesehatan dan Iman. LISA ini diprogramkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terkait dengan kebersihan dan membentuk karakter masyarakat untuk menerapkan budaya bersih, Sehat, sejahtera dan berkualitas
Bukan hanya soal karakter dan kesadaran, disini Pemerintah Kota (Pemko) Siantar juga akan memaparkan kalau sampah yang ada dilingkungan masyarakat itu sendiri ternyata memiliki nilai ekonomis yang tinggi. Jadi masyarakat akan dapat memilah sampah yang memiliki nilai Ekonomis. “Masyarakat juga tau sendiri bahwa kehidupan Pemulung yang ada di Kota Siantar dari sampah masyarakat,” katanya.
Ditambahkan Dedi bahwa terkait dengan program LISA, Pemerintah akan membuat program Jumat Bersih yang akan dilakukan, dimana peran serta Kecamatan dan Kelurahan serta OPD yang ada di struktur Kota Siantar akan dilibatkan dalam Gotong royong Jumat Bersih. Bahkan jadwalnya juga akan diprogram, dan pesertanya juga akan terukur.
Gotong Royong yang akan dilaksanakan secara insentif adalah tempat tempat yang rawan akan tumpukan sampah pada infrastruktur pemerintah seperti Parit, Gorong-gorong dan tempat lainnya yang dapat membuat masalah baru akibat sampah seperti Banjir.
“DLH sendiri akan membuat Pelatihan dan Pendidikan tentang sampah, serta penerapannya akan dilakukan di Kelurahan dan Kecamatan yang ada di Kota Sianta,” pungkasnya.
Penulis / Editor : Freddy Siahaan






