Media Online Jurnal X
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITA
Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana dan almarhum Ella Nanda Sari Hasibuan. (Foto Ist)

Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana dan almarhum Ella Nanda Sari Hasibuan. (Foto Ist)

Soal Wanita Asal Medan Meninggal Diduga Saat Sedot Lemak, Polisi Akhirnya Turun Lakukan Pemeriksaan

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
27 Juli 2024 | 19:43 WIB
inBERITA, Jakarta
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

JAKARTA II

Pasca pemberitaan terkait meninggalnya Ella Nanda Sari Hasibuan (30) warga Jalan Abadi, Komplek Permata Abadi, Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Sunggal diduga saat menjalani operasi sedot lemak di sebuah klinik kecantikan WSJ Beauty di Depok Senin (22/7/2024) Juli lalu polisi akhirnya turun dan melakukan pengecekan.

“Ya benar, bahwa kepolisian dalam hal ini Polres Depok saat mengetahui kejadian ini melalui media sosial, maka langsung melakukan pengecekan kepada pihak klinik, baik di TKP maupun pada pihak yang bertanggung jawab,” kata Kapolres Metro Depok, Kombes Arya Perdana kepada wartawan, Sabtu (27/7)

Namun demikian, polisi belum menerima laporan atau aduan secara resmi dari pihak keluarga Ella Nanda, selaku korban

“Sampai saat ini belum ada laporan resmi dari keluarga korban terhadap kejadian ini,” ujarnya.

Meski begitu, Arya berjanji pihaknya bakal melakukan penyelidikan terkait tewasnya wanita asal Medan tersebut usai menjalani perawatan di klinik kecantikan WSJ Beauty, Depok.

“Kami dari kepolisian akan tetap melakukan penyelidikan terhadap kejadian ini dan mendalami penyebab kematian korban,” ucapnya.

“Serta ingin memastikan kapasitas dokter yang melakukan penanganan apakah mempunyai izin dan keahlian di bidang itu atau tidak,” sambungnya.

Arya mengaku, sampai saat ini belum bisa memberikan keterangan secara detail lantaran pihaknya masih berupaya mengumpulkan keterangan saksi dan bukti.

“Selebihnya nanti apabila sudah ada hasil lebih lanjut maka akan disampaikan kembali pada teman-teman wartawan,” janjinya.

Sebagai mana dilansir seorang wanita bernama Ella Nanda Sari Hasibuan (30) warga Jalan Abadi, Komplek Permata Abadi, Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Sunggal meninggal dunia diduga saat menjalani operasi sedot lemak di sebuah klinik kecantikan WSJ Beauty di Depok Senin 22 Juli lalu.

Dalam keterangan keluarga, Okta Vivilia, SH sebagai kakak korban mengatakan kematian adiknya sangat mengejutkan karena korban saat itu sehat dan masih berbalas pesan dengannya maupun rekan-rekannya di Kota Medan.

Ia menduga adiknya menjadi korban dugaan malapraktik klinik kecantikan tersebut. Sebab, penjelasan dari kuasa hukum klinik kecantikan tersebut dianggap tidak masuk akal.

“Kita nggak tahu apa keracunan anestesi, salah tindakan, apa prosedur mereka tidak pasti. Kan kita gak tau,”kata Okta Vivilia, kakak korban dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (26/7).

Dijelaskan, Okta adiknya berangkat dari Medan ke Jakarta pada Senin 22 Juli .

“Dia terbang pagi dari Bandara Kualanamu ke Bandara Soekarno Hatta. Sesampainya di sana sekira pukul 11:00 WIB-12:00 WIB, dia dijemput sopir langganannya menuju ke klinik di Depok untuk operasi sedot lemak ,” katanya.

Okta mengatakan adiknya, Ella mengatakan operasi sedot lemak bagian tangan kanan dan kirinya.

“Dan tiba di klinik, operasi dimulai sekira pukul 12-00 WIB sampai 13:00 WIB,” ucapnya.

Kematian Ella sang adik, dikatakan Okta pertama kali diketahui teman korban, bernama Fani.

“Saat itu Fani tidak sengaja menelepon Ella namun tidak dijawab.Tak lama kemudian, ada yang menelepon balik diduga sopir mobil rental Ella disana ,” katanya.

“Saat itulah Fani diberitahukan kalau Ella sudah meninggal dunia dan jenazah sudah berada di RSU Margonda. Karena tidak percaya, Fani meminta supaya melakukan panggilan video call dan benar Ella sudah terbaring di rumah sakit. Si Fani gak percaya supaya video call, di situ nampak lah di rumah sakit Margonda,” ucapnya dengan linangan air mata.

Selanjutnya Fani berangkat ke rumah keluarga Ella di Pangkalan Brandan karena Ella seorang janda.

“Dan saat itu pihak klinik maupun rumah sakit disebut menginformasikan kematian Ella kepada keluarganya di Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat. Dari penjelasan yang diterima keluarga Ell dari rumah sakit, korban sudah meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit. Pihak rumah sakit mengatakan, dibawa ke rumah sakit sudah meninggal dunia. Jadi kita tidak tahu pasti saat proses operasi sedot lemak berhasil atau gagal ,” katanya.

Tak lama kemudian, Okta menghubungi pihak klinik kecantikan WSJ Beauty di Depok, ke nomor kuasa hukumnya.

Ia mengaku mendapatkan penjelasan dari kuasa hukum kalau Ella awalnya pingsan saat operasi sedot lemak kemudian meninggal dalam perjalanan ke RS.

“Karena menurut Ricardo bahwa penyebab kematian itu adalah ketika dalam tindakan Ela pingsan. Jadi pingsan dibawa ke RS Margonda dan di jalan ,” ucap Okta.

Pada Selasa 23 Juli pagi sekitar pukul 07:30 WIB, jenazah korban dibawa ke Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat didampingi pihak klinik kecantikan WSJ Beauty tersebut.

Tapi setibanya di sana, keluarga tak boleh membuka jenazah cuma sebatas wajahnya.

“Sampai di sana jenazah juga tidak dibuka, hanya kelihatan atas wajahnya saja. Jadi kita nggak tahu penyebab kematiannya apa dan kenapa dan kita mau tahu itu,”ungkapnya.

“Klinik harus menampilkan rekam medis adik saya ada apa, waktu dia masuk, datang kan pasti ada rekaman CCTV,”sambungnya.

Karena merasa janggal adanya dugaan malapraktik, Okta berencana melaporkan kasus ini ke polisi besok.

Okta merasa adiknya meninggal saat sedang dioperasi, bukan di perjalanan.
Apalagi pihak klinik tidak menunjukkan bukti rekam medik dan sebagainya.

Untuk mengalihkan dugaan malpraktek, Ricardo selaku pengacara WSJ Beauty juga dibeberkan Okta telah membuat perdamaian dengan Erni yang merupakan tante korban tanpa melibatkannya sebagai saudara kandung.

“Melalui kuasa hukum kami rencananya kami akan membuat laporan polisi di Depok,” katanya. (int/ rom)

Share31Tweet19SendShare

Berita Terkait

Kapolsek Sianțar Utara AKP Jahrona Sinaga SH melayat meninggalnya Lurah Bane Mulatua Siregar di rumah duka
BERITA

Kapolsek Siantar Utara Melayat Meninggalnya Lurah Bane, Sampaikan Turut Berduka Cita

4 Juni 2026 | 18:53 WIB

PEMATANGSIANTAR II Kapolsek Sianțar Utara AKP Jahrona Sinaga SH melayat meninggalnya Lurah Bane Mulatua Siregar di rumah duka Jalan Kain...

Read more
Polres Tanjung Balai Gelar Forum Konsultasi Publik
BERITA

Polres Tanjung Balai Gelar Forum Konsultasi Publik, Tampung Aspirasi Warga demi Tingkatkan Pelayanan

4 Juni 2026 | 15:54 WIB

TANJUNG BALAI II Polres Tanjung Balai menyelenggarakan kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Pesat Gatra...

Read more
Ketua GAMKI Medan, Boydo HK Panjaitan. (Foto Ist)
BERITA

Polda Sumut Nyatakan Ketua GAMKI Medan Boydo HK Panjaitan Tidak Terbukti Gelapkan Uang Rp 2 Miliar

4 Juni 2026 | 15:46 WIB

MEDAN II Ketua GAMKI Medan, Boydo HK Panjaitan, dinyatakan tidak terbukti melakukan penggelapan uang milik David Gordon Sigalingging senilai Rp...

Read more
Pelaku perampokan emas yang masih dalam penyelidikan kepolisian
Pematang Siantar

Pria Bermasker Rampok Emas Batangan Batangan Senilai Rp160 Juta di Pasar Horas, Pemilik Resmi Buat LP

4 Juni 2026 | 14:49 WIB

PEMATANGSIANTAR II Seorang pemuda belum diketahui identitasnya memakai masker nekat melakukan perampokan emas batangan di Toko Mas M.A. Siregar Gedung...

Read more

Berita Terbaru

BERITA

Kapolsek Siantar Utara Melayat Meninggalnya Lurah Bane, Sampaikan Turut Berduka Cita

4 Juni 2026 | 18:53 WIB
BERITA

Polres Tanjung Balai Gelar Forum Konsultasi Publik, Tampung Aspirasi Warga demi Tingkatkan Pelayanan

4 Juni 2026 | 15:54 WIB
BERITA

Polda Sumut Nyatakan Ketua GAMKI Medan Boydo HK Panjaitan Tidak Terbukti Gelapkan Uang Rp 2 Miliar

4 Juni 2026 | 15:46 WIB
Pematang Siantar

Pria Bermasker Rampok Emas Batangan Batangan Senilai Rp160 Juta di Pasar Horas, Pemilik Resmi Buat LP

4 Juni 2026 | 14:49 WIB
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Sianțar Utara Ringkus Mak Mei Diduga Jual Sabu di Ex. Terminal Sukadame

4 Juni 2026 | 13:57 WIB
Medan

Sok Jago Aniaya Ibu Hamil dan Suami, Dua Pelaku Diciduk Polisi Hanya Tertunduk Lesu

4 Juni 2026 | 13:06 WIB
BERITA

Biaya Konsultan “Mencekik Leher”, Dame Duma Sari Hutagalung : Kami Akan Bentuk Pansus PBG !

4 Juni 2026 | 12:19 WIB
BERITA

Respon Cepat Informasi Masyarakat, Polsek Gunung Malela Patroli Malam Antisipasi Guantibmas di Jalan Asahan

4 Juni 2026 | 12:14 WIB
BERITA

Identitas dan Keluarga Tak Ditemukan, Polseķ Bandar Huluan Kuburkan Mayat Mrs X

4 Juni 2026 | 10:35 WIB
BERITA KRIMINALITAS

Tempo 2 Jam, Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Ringkus Terduga Pelaku Curas Akibatkan Korban MD Sembunyi di Hotel Nadia, Kaki Kiri Dihadiahi Timah Panas 

4 Juni 2026 | 08:06 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Monitoring Panen Jagung Petani Binaan di Jalan Saribu Dolok

4 Juni 2026 | 07:52 WIB
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Utara Ringkus JBS Miliki 3 Paket Sabu Dirumahnya di Jalan Nanggar Suasa Ujung

3 Juni 2026 | 23:41 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita