Media Online Jurnal X
Kamis, 4 Juni 2026
No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
Media Online Jurnal X
No Result
View All Result
  • SMSI
  • PERISTIWA
  • KRIMINALITAS
  • SIANTAR
  • SIMALUNGUN
  • SUMATERA UTARA
  • REGIONAL
  • NASIONAL
HomeBERITABERITA REGIONAL
Dengan suara berat dan mata berkaca-kaca, JR Saragih dia mengucapkan terima kasih kepada pendukung setianya.

Dengan suara berat dan mata berkaca-kaca, JR Saragih dia mengucapkan terima kasih kepada pendukung setianya.

Di depan massa pendukung, JR Saragih: Saya akan kembali seperti biasa

Sambil memegang pengeras suara, dengan suara berat dan mata berkaca-kaca, dia mengucapkan terima kasih.

Jurnalx.co.idbyJurnalx.co.id
20 Maret 2018 | 02:12 WIB
inBERITA REGIONAL
AA
ADVERTISEMENT
Bagikan ke Whatsapp

HAMPIR tujuh jam Jopinus Ramli (JR) Saragih menjalani pemeriksaan sebagai tersangka kasus dugaan pemalsuan legalisir ijazah SMA dan tanda tangan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Sopan Andrianto di ruangan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) pada Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sumatera Utara.

Usai memberikan keterangan, ketua DPD Partai Demokrat Sumut ini meninggalkan ruangan dengan pengawalan super ketat aparat keamanan. Hujan pertanyaan wartawan tak digubrisnya, dia memilih diam. JR Saragih lalu menaiki podium yang disediakan para pendukungnya yang begitu setia menunggu di halaman gedung. Sambil memegang pengeras suara, dengan suara berat dan mata berkaca-kaca, dia mengucapkan terima kasih.

“Saya sudah selesai diperiksa, saya akan kembali bekerja seperti biasa sebagai bupati Simalungun. Sambil menunggu putusan PT TUN Medan,” katanya singkat, Senin (19/3).

JR Saragih langsung masuk ke mobil yang sudah menunggu. Tak lama kemudian para pendukungnya pun membubarkan diri.

Bawaslu Sumut Syafrida R Rasahan mengatakan, JR Saragih ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggunaan dokumen palsu saat pencalonan dirinya sebagai gubernur dan wakil gubernur Sumut 2018-2023. Sebelum menyandang status tersangka, Bawaslu Sumut sudah pernah memanggil JR Saragih, KPU Sumut, dan para saksi terkait kasus tersebut.

“Bukan hanya Pak JR, KPU juga tidak bisa menghadiri panggilan kita dengan alasan kesibukan. Akhirnya kita limpahkan ke Sentra Gakkumdu untuk penyidikan dan penyelidikan lebih lanjut,” kata Syafrida.

Untuk mengamankan jalannya pemeriksaan JR Saragih, polisi sampai menurunkan 600 personel gabungan.

Kepala Bagian Operasional Polrestabes Medan AKBP I Gede Nakti Widhiarta mengakui pengamanan memang ekstra maksimal ini. Tak hanya sampai mendatangkan personel Detasemen B Brimob Tebingtinggi, satu unit mobil water canon dan satu mobil Dalmas standby di halaman luar pagar kantor Bawaslu.

“Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Nakti.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Dadang Hartanto menambahkan, banyaknya personel yang diturunkan untuk memastikan proses pemeriksaan JR Saragih berlangsung aman.

“Potensi ancaman dan gangguan tetap ada sehingga harus kita antisipasi,” ucap Dadang.

Kecewa Salah seorang tim kuasa hukum JR Saragih, Ikhwaluddin Simatupang yang dimintai komentarnya memilih bungkam. Ikhwaluddin bilang, tidak bisa berkomentar karena menjalankan perintah kliennya.

“Intinya kita tetap kooperatif, menunjukkan itikad baik sebagai negarawan karena JR Saragih juga bupati Simalungun,” katanya singkat.

Di luar gedung Bawaslu Sumut, ratusan massa pendukung setia JR Saragih bergantian berorasi Mereka kecewa dan tidak terima JR Saragih menjadi tersangka.

“Hidup JR, hidup Ance. Tak masuk akal, penetapan status tersangka itu cacat hukum. Kami menolak status tersangka JR Saragih. Kami akan melawan segala bentuk kezaliman, JR Saragih adalah putra terbaik Sumut,” teriak massa.

Di tempat terpisah, pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sumut Faisal Riza menilai, kasus yang dihadapi JR Saragih menjadi preseden buruk Partai Demokrat. Dicoretnya JR Saragih sebagai calon gubernur oleh KPU Sumut mengindikasikan ketidaksiapan berkompetisi. Padahal saat ini Partai Demokrat tengah membangun citra baik sekaligus eksistensinya jelang Pemilu 2019.

Faisal mengakui ada keganjilan dalam perkara hilang ijazah JR Saragih ketika hendak dilegalisir pasca-putusan Bawaslu Sumut.

“Kalau mau melegalisir ijazah, kenapa tak difotokopikan dulu? Kesannya JR sedang bermain-main. Bagaimana seorang pemimpin teledor begitu? Kalau dokumen penting saja hilang, dokumen negara milik masyarakat pun bisa hilanglah kalau dia jadi gubernur,” ucapnya.

“SBY harus memberi teguran atau sanksi. Apalagi komando satgas adalah AHY. Bagaimana dia mensupervisi ini?” sambung Faisal.

Komentar lain datang dari Koordinator Kelompok Kerja Kehumasan (Pokja Humas), Sumut Idrus Djunaidi. Dinamika JR Saragih akan berimplikasi pada nama baik dan elektabilitas Partai Demokrat 2019 mendatang, ungkap Idrus. Menurutnya, Partai Demokrat mencalonkan JR untuk memanaskan mesin partai jelang pilpres mendatang.

“Tapi saya tidak melihat JR Saragih menggerakkan Partai Demokrat secara paripurna dalam konteks pemenangan pilkada. Pasangan JR-Ance tidak serius, indikasinya, sampai hari ini tidak punya markas tim pemenangan. Bahkan, resistensi dari internal terhadap pencalonan JR Saragih masih kuat,” pungkasnya.

Diketahui, Sentra Gakkumdu melalui Direktur Kriminal Umum Polda Sumut Kombes Pol Andi Rian menetapkan JR Saragih sebagai tersangka pemalsuan dokumen saat mendaftar menjadi bakal calon gubernur Sumatera Utara pada Kamis (15/3). Penetapan ini berdasarkan keterangan saksi-saksi dan sejumlah barang bukti.

“Kita memiliki bukti konkrit. JR Saragih melanggar UU Nomor 10 Tahun 2016 Pasal 184 tentang pilkada dengan ancaman hukuman enam tahun penjara,” kata Andi.


sumber: kompas.com

Share6Tweet4SendShare

Berita Terkait

Pelaku perampokan emas yang masih dalam penyelidikan kepolisian
Pematang Siantar

Pria Bermasker Rampok Emas Batangan Batangan Senilai Rp160 Juta di Pasar Horas, Pemilik Resmi Buat LP

4 Juni 2026 | 14:49 WIB

PEMATANGSIANTAR II Seorang pemuda belum diketahui identitasnya memakai masker nekat melakukan perampokan emas batangan di Toko Mas M.A. Siregar Gedung...

Read more
Tersangka RT alias Mak Mei dan barang bukti
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Sianțar Utara Ringkus Mak Mei Diduga Jual Sabu di Ex. Terminal Sukadame

4 Juni 2026 | 13:57 WIB

PEMATANGSIANTAR II Tim gabungan Satuan Reserse Narkoba Polres Pematangsiantar dan Unit Reskrim Polsek Sianțar Utara berhasil meringkus RT alias Mak...

Read more
Dua pelaku penganiyaan pasutri dikawasan bantaran rel Tembung. (Foto Ist)
Medan

Sok Jago Aniaya Ibu Hamil dan Suami, Dua Pelaku Diciduk Polisi Hanya Tertunduk Lesu

4 Juni 2026 | 13:06 WIB

MEDAN II Viral di media sosial (medsos), dua pria menganiaya seorang ibu yang sedang hamil dan suaminya di Jalan Pasar...

Read more
Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Medan Dame Duma Sari Hutagalung. (Foto Ist)
BERITA

Biaya Konsultan “Mencekik Leher”, Dame Duma Sari Hutagalung : Kami Akan Bentuk Pansus PBG !

4 Juni 2026 | 12:19 WIB

MEDAN II Banyaknya pendirian bangunan di Kota Medan tidak memiliki izin Pendirian Bangunan Gedung (PBG) telah berdampak minimnya perolehan Pendapatan...

Read more

Berita Terbaru

Pematang Siantar

Pria Bermasker Rampok Emas Batangan Batangan Senilai Rp160 Juta di Pasar Horas, Pemilik Resmi Buat LP

4 Juni 2026 | 14:49 WIB
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Sianțar Utara Ringkus Mak Mei Diduga Jual Sabu di Ex. Terminal Sukadame

4 Juni 2026 | 13:57 WIB
Medan

Sok Jago Aniaya Ibu Hamil dan Suami, Dua Pelaku Diciduk Polisi Hanya Tertunduk Lesu

4 Juni 2026 | 13:06 WIB
BERITA

Biaya Konsultan “Mencekik Leher”, Dame Duma Sari Hutagalung : Kami Akan Bentuk Pansus PBG !

4 Juni 2026 | 12:19 WIB
BERITA

Respon Cepat Informasi Masyarakat, Polsek Gunung Malela Patroli Malam Antisipasi Guantibmas di Jalan Asahan

4 Juni 2026 | 12:14 WIB
BERITA

Identitas dan Keluarga Tak Ditemukan, Polseķ Bandar Huluan Kuburkan Mayat Mrs X

4 Juni 2026 | 10:35 WIB
BERITA KRIMINALITAS

Tempo 2 Jam, Sat Reskrim Polres Pematangsiantar Ringkus Terduga Pelaku Curas Akibatkan Korban MD Sembunyi di Hotel Nadia, Kaki Kiri Dihadiahi Timah Panas 

4 Juni 2026 | 08:06 WIB
BERITA

Bhabinkamtibmas Polsek Siantar Marihat Monitoring Panen Jagung Petani Binaan di Jalan Saribu Dolok

4 Juni 2026 | 07:52 WIB
Narkoba

Sat Narkoba Polres Pematangsiantar dan Polsek Siantar Utara Ringkus JBS Miliki 3 Paket Sabu Dirumahnya di Jalan Nanggar Suasa Ujung

3 Juni 2026 | 23:41 WIB
BERITA

Lansia 60 Tahun Meninggal Gantung Diri Dirumahnya, Kapolsek Siantar Utara Pimpin Cek TKP

3 Juni 2026 | 23:20 WIB
BERITA

RDP Masalah Pabrik Kecap Di Komisi 4 DPRD Kota Medan Ricuh, Perusahaan ” Resah ” Diminta Uang

3 Juni 2026 | 22:31 WIB
Medan

Phantom KTV Disegel, Pemko Medan Warning THM Tidak Jadi Lokasi Peredaran Narkoba

3 Juni 2026 | 22:25 WIB

barakbarakbarakbarakbarakbarak

  • Redaksi
  • Pedoman
  • Policy
  • Terms

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita

No Result
View All Result
  • BERITA
  • BERITA PERISTIWA
    • Narkoba
  • BERITA NASIONAL
  • BERITA REGIONAL
    • Pematang Siantar
    • Kabupaten Simalungun
    • Asahan
    • Tebing Tinggi
    • Medan
    • Labuhan Batu
    • Tanjung Balai
    • Tapteng
  • OLAHRAGA

© 2016-2024 Jurnal X

rotasibarakberita hari inidanau tobasumber berita