SIANTAR
Lanjut Usia (Lansia), Kaladin Silalahi (70) warga Desa Bandar Manik, Kecamatan Sidamanik, Kabupaten Simalungun tak bisa berbuat apa apa atau syok, pasal nya tas sandang nya berisi uang sekitar Rp6 juta lebih yang baru diambilnya dari Bank raib dicuri orang tak dikenal (OTK), Jumat (8/1/2021) sore sekira pukul 16.00 Wib.
Kaladin Silalahi dikonfirmasi wartawan, Sabtu (9/1/2021) siang mengatakan kejadian itu diparkiran Jalan Patuan Anggi Simpang Rajawali Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara, Kota Siantar.
Dijelaskannya, setiba di Kota Siantar bersama anaknya Resman Silalahi (39) menyempatkan mengambil uang ke Bank BRI kemudian berbelanja di Pasar Dwikora Parluasan, Kelurahan Sukadame, Kecamatan Siantar Utara. Selanjutnya anaknya itu memparkirkan mobil Grand Max warna Hitam BK 8650 WO diparkiran dekat Simpang Rajawali kemudian anaknya itu pergi berbelanja kedalam Pasar Dwikora sedangkan Ia menunggu di mobil.
Tidak lama kemudian anaknya itu datang dengan membawa barang barang belanjaan. Melihat itu membuatnya pun meletakkan tas nya di dasboard mobil lalu turun membantu memasukkan barang belanjaan ke bak belakang mobil. Saat mengikatkan ayam di bak belakang, seorang pria tak dikenal menyapa nya. Selesai mengikat ayam itu mereka pun berencana langsung pulang ke rumah nya.
Namun saat membuka pintu mobil sebelah kiri untuk naik, Ia terkejut melihat tas sandang nya di dasboard sudah raib. Ia bersama anaknya langsung mencari dan mempertanyakan kepada warga sekitar tetapi tida ada satu pun yang mengetahui. Yakin uang nya itu sudah dicuri membuatnya pun sedih dan menangis.
“Saya sedih danmenangis karena di tas itu ada uang Rp6 juta lebih yang baru saya ambil dari Bank untuk kebutuhan hidup keluarga dan membeli obat. Hanya sebentar saja saya turun bantu mengikat ayam tapi tas itu sudah hilang. Mungkin tas itu diambil melalui pintu depan yang saya buka sedikit,”ujar Kaladin.
Kaladin menambahkan tak terima tas yang didalamnya juga ada surat surat penting bersama anaknya langsung membuat surat laporan pengaduan ke Mako Polsek Siantar Utara yang berjarak sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. “Saya sudah membuat laporan pengaduan ke kantor polisi, semoga lah bisa secepatnya ditangkap pencuri tas saya itu,”kata Kaladin Silalahi mengakhiri sembari berharap.
Sementara itu Kapolres Siantar AKBP Boy Sutan Binanga Siregar, SIK dikonfirmasi melalui Kapolsek Siantar Utara AKP Manaek Ritonga, SH membenarkan kejadian dan kedatangan korban Kaladin Silalahi hanya untuk membuat surat kehilangan barang saja.
“Betulnya ada kejadian itu tapi waktu dia datang (korban-red) ke Polsek hanya membuat surat laporan kehilangan barang saja. Tidak untuk membuat laporan pengaduan kejadian,”ujar Manaek Ritonga singkat.
Penulis/Editor : Freddy Siahaan






