DELI SERDANG II
Bentrokan yang melibatkan dua kelompok pemuda di Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (18/10/2026) malam, berujung maut. Satu orang tewas akibat luka tembak, sementara delapan warga lainnya dilaporkan terluka setelah tertabrak mobil, termasuk dua balita.
Korban meninggal dunia diketahui inisial DP (40), warga Jalan Medan–Lubuk Pakam, Dusun III, Desa Tanjung Morawa B, Kecamatan Tanjung Morawa akibat luka tembak di bagian leher sebelah kiri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika F BF, yang disebut sebagai anggota organisasi kemasyarakatan (ormas), menghubungi DP dan mengabarkan bahwa rumahnya di kompleks Perumahan Puskopabri, Desa Bandar Labuhan, diserang sekelompok orang.
Mendapat informasi tersebut, DP bersama IWL, D, H, dan J berangkat menggunakan mobil Toyota Yaris putih bernomor polisi BK 1442 MAG menuju Desa Bandar Labuhan.
Namun, saat melintas di Dusun II, Desa Bangun Rejo, mobil mereka diduga diikuti empat orang yang mengendarai dua sepeda motor. Setibanya di depan Gang Karo, Dusun IV, Desa Bangun Rejo, kendaraan tersebut dipepet para pengendara sepeda motor. Para pelaku kemudian diduga melepaskan tembakan ke arah kaca mobil.
Akibat penembakan itu, DP di leher kiri, sedangkan IWL mengalami luka tembak di paha kiri. DP yang berada di balik kemudi diduga kehilangan kendali atas kendaraannya hingga mobil menabrak sejumlah warga yang sedang melintas, tiang telekomunikasi, serta kanopi rumah warga.
Insiden tersebut menyebabkan delapan warga mengalami luka-luka. Mereka masing-masing WNP (14), KPM (3), TDA (13), warga Dusun II; MI (29), DF (27), dan FiFD (4), warga Dusun VII; serta RRD (13) dan INJ (16), warga Dusun VI, Desa Bangun Rejo.
Sejumlah korban kemudian dievakuasi ke RS Mitra Sehat untuk mendapatkan perawatan medis. Sementara itu, jenazah DP dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna menjalani autopsi.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi selanjutnya mengamankan situasi dan melakukan penyelidikan. Sejumlah barang bukti turut diamankan, di antaranya sepeda motor Honda Beat putih tanpa pelat nomor yang diduga berkaitan dengan pelaku, mobil Toyota Yaris putih milik korban, senjata api yang ditemukan di dalam mobil, serta senjata tajam.
Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Ferry Walintukan, membenarkan adanya korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
“Satu orang meninggal dunia,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (20/10/2026).
Ferry mengatakan, pelaku penembakan melarikan diri setelah kejadian. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku, mendalami motif penembakan, serta memastikan kronologi lengkap bentrokan tersebut. “Pelaku melarikan diri,” katanya.
Terkait motif kejadian, Ferry menegaskan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman. “Jadi, motifnya masih kita dalami,” pungkasnya. (ROM)






